Cita Rasa Makanan yang Dimasak dengan Kayu Bakar

  • 13 Jan 2025 10:19 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Cita rasa dan aroma khas masakan yang dimasak dengan menggunakan kayu bakar akan lebih wangi dan lebih menggoda selera makan, sehingga lebih banyak orang sukai. Masakan yang dimasak dengan kayu bakar sering dianggap lebih lezat karena beberapa alasan yang berkaitan dengan proses memasak dan interaksi antara api, makanan, serta bahan bakar itu sendiri.

"Meskipun rumit, produk serundeng buatan kami memiliki aroma yang khas karena masaknya masih dengan kayu bakar," ucap Fahzila Juniati, pemilik usaha Risol Otak-Otak Serundeng, Senin (13/1/2025).

Dikutip dari The New York Times, memasak dengan kayu bakar memberi makanan cita rasa yang lebih "earthy" (alami). Proses ini lebih unggul dalam menciptakan kedalaman rasa yang tidak bisa dicapai oleh metode memasak modern.

Ketika makanan dimasak dengan kayu bakar, asap yang dihasilkan mengandung senyawa kimia seperti fenol dan aldehid yang memberikan rasa yang lebih kompleks dan kedalaman pada makanan. Senyawa ini dapat memberikan aroma dan rasa yang khas, yang tidak bisa dicapai dengan menggunakan kompor gas atau listrik.

Kayu bakar menghasilkan panas yang lebih merata dan dapat mencapai suhu yang sangat tinggi. Hal ini memungkinkan proses karamelisasi yang lebih baik, di mana gula dalam makanan dipanggang dan menciptakan rasa manis dan gurih yang lebih kaya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa api dari kayu bakar dapat memperkaya rasa umami pada daging dan bahan makanan lainnya. Hal ini terjadi melalui proses reaksi Maillard, yang menghasilkan rasa yang lebih kaya dan mendalam.

Proses pemanggangan dengan kayu bakar memberikan tekstur yang lebih renyah pada permukaan makanan, sementara bagian dalam tetap lembut. Hal ini sering memberikan pengalaman makan yang lebih memuaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....