Kenapa Banyak Orang Kini Lebih Peduli pada Kesehatan Jangka Panjang?
- 30 Sep 2026 17:37 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Merawat kesehatan sekarang tidak hanya dianggap sebagai usaha untuk menyembuhkan penyakit saat sudah muncul. Kesadaran untuk memelihara kesehatan jangka panjang semakin krusial, khususnya karena berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit pernapasan kronis dapat muncul seiring waktu.
WHO mengindikasikan bahwa penyakit tidak menular berkaitan dengan sejumlah faktor, seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau, konsumsi alkohol yang berbahaya, dan polusi udara. Di Indonesia, fokus pada kesehatan jangka panjang juga terkait dengan tantangan besar penyakit tidak menular yang masih ada.
Kementerian Kesehatan lewat Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menyajikan data tentang prevalensi, dampak, serta langkah pengendalian hipertensi dan diabetes, sambil menilai berbagai faktor risiko kesehatan masyarakat. Data itu menjadi salah satu landasan dalam merumuskan kebijakan dan program kesehatan yang berbasis bukti.
Kesadaran menjaga kesehatan semakin krusial karena perubahan gaya hidup dapat berdampak pada risiko penyakit di masa depan. WHO mencatat bahwa pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik dapat berkontribusi terhadap hipertensi, peningkatan kadar gula dalam darah, kadar lemak darah yang abnormal, serta obesitas.
Keadaan-keadaan tersebut selanjutnya dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit kardiovaskular serta penyakit tidak menular lainnya. Salah satu masalah yang menarik perhatian adalah obesitas.
Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa hasil SKI 2023 memperlihatkan sekitar 23,4 persen orang dewasa di Indonesia terkena obesitas, naik dari 21,3 persen pada tahun 2018. Obesitas tidak hanya berhubungan dengan tampilan, tetapi juga merupakan salah satu faktor risiko untuk diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Oleh karena itu, mempertahankan kesehatan jangka panjang dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin, seperti menjalankan pola makan yang seimbang, aktif bergerak, tidak merokok, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....