Perkuat Status RS Rujukan, RSUD RAT Tambah Belasan Dokter Spesialis
- 15 Apr 2026 16:18 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Manajemen RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau terus memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menyekolahkan belasan dokter ke jenjang spesialis dan subspesialis. Strategi ini bertujuan menjadikan RSUD RAT sebagai tumpuan utama rujukan medis di tingkat kabupaten dan kota.
Direktur RSUD RAT Tanjungpinang, Bambang Utoyo, menyatakan sebanyak enam dokter sedang dalam proses mendapatkan beasiswa studi lanjutan tahun ini. Sementara itu, terdapat enam dokter lainnya yang saat ini masih menjalani pendidikan di berbagai universitas.
"Kami saat ini bagaimana fokus meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dokter spesialis," kata Bambang Utoyo kepada RRI, Rabu 15 April 2026.

Kabar baiknya, sejumlah dokter ahli dijadwalkan segera pulang dan bertugas di Kepri mulai akhir April 2026. Salah satunya adalah dokter spesialis bedah onkologi yang baru saja menyelesaikan ujian kompetensinya.
"Dokter spesialis bedah onkologi baru selesai ujian kompetensinya kemungkinan segera masuk," ujarnya.
Pada bulan Mei, dokter subspesialis saraf (neurointervensi) dan subspesialis fetomaternal untuk kandungan juga dipastikan menyusul kembali. Kehadiran mereka akan memperkuat lini pelayanan medis yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Tak hanya itu, awal Juli mendatang diprediksi akan menjadi waktu kembalinya dokter subspesialis penyakit dalam onkologi. Penambahan personel ahli ini diharapkan mampu menutup celah kekurangan tenaga medis di sektor-sektor krusial.
"Kedepannya benar-benar RSUD RAT ini menjadi rumah sakit rujukan atau tumpuan dari kabupaten/kota di Kepri," ucapnya.

Bambang menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM harus berjalan beriringan dengan pembaruan sarana dan prasarana. Fokus utama rumah sakit kini tertuju pada pemenuhan kebutuhan dokter subspesialis untuk masa depan.
"Peningkatan SDM guna memenuhi kebutuhan dokter spesialis untuk masa depan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....