Kemenkes Kucurkan 24 Alkes Canggih Dukung Bedah Saraf dan Ventilator Bayi

  • 14 Apr 2026 11:50 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI. CO. ID, Tanjungpinang - RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) dipastikan mendapat bantuan 24 unit alat kesehatan (alkes) baru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun ini. Pengadaan barang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut diproyeksikan mulai tiba pada Mei atau Juni mendatang.

Direktur RSUD RAT, Bambang Utoyo, merinci bantuan tersebut meliputi peralatan bedah saraf serta tambahan ventilator untuk ruang ICU. Fasilitas ini sangat mendesak mengingat ketersediaan ventilator saat ini masih sangat terbatas bagi pasien.

"Kami usulkan 26 alat kesehatan canggih ke Kemenkes, Alhamdulillah 24 disetujui diperkirakan tiba itu bulan Mei atau Juni nanti, " kata Bambang Utoyo

Alat-alat kesehatan canggih dalam upaya mendukung peningkatan layanan kesehatan, terutama di rumah sakit rujukan seperti RSUD Raja Ahmad Thabib. Penggunaan alat kesehatan (alkes) canggih menjadi pilar utama untuk menangani kasus-kasus kompleks yang mendukung spesialisasi bedah saraf dan perawatan kritis seperti alat ICU, NICU dan PICU.

"Alat-alat ini sangat diperlukan mengingat keterbatasan unit ventilator untuk bayi dan anak, teknologi canggih menjadi krusial juga bagi bedah saraf, " ucapnya.

Selain alkes, Pemerintah Provinsi juga berencana membangun gedung poliklinik terpadu setinggi enam lantai. Langkah ini diambil untuk mengatasi daya tampung pasien rawat jalan yang telah melebihi kapasitas.

Saat ini, jumlah kunjungan harian mencapai 700 orang, padahal kapasitas ruang tunggu hanya mampu menampung 350 orang. Kondisi tersebut memaksa banyak pasien mengantre tanpa tempat duduk di area poliklinik.

"Saat ini kondisinya memang kekurangan ruangan poli klinik, jumlah kunjungan satu hari mencapai 650 hingga 700 orang padahal kapasitas kita hanya sekitar 350 orang, "tuturnya.

Bambang berharap pembangunan gedung baru tersebut dapat memangkas waktu tunggu pasien secara signifikan. Evakuasi pasien dari Unit Gawat Darurat (UGD) ke ruang perawatan pun ditargetkan bisa lebih cepat.

"Provinsi Kepri tahun ini akan membangun poli klinik terpadu 6 lantai, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan optimal, " katanya.

Seluruh pengadaan alkes dan pembangunan fisik ini ditargetkan rampung pada akhir tahun anggaran ini. Upaya ini menjadi komitmen rumah sakit dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....