Kasus Pengancaman dan Pencurian RS RAT Masih Misteri
- 05 Nov 2025 11:57 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang menghadapi kendala signifikan dalam mengungkap dua kasus kriminal yang terjadi di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RS RAT), yakni dugaan pengancaman dan pencurian unit pendingin udara (AC). Hingga Rabu (5/11/2025), kedua kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam tanpa adanya penetapan tersangka.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengakui bahwa penyelidikan kasus pengancaman berjalan lambat karena minimnya saksi langsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi pengancaman itu diduga dilakukan melalui pesan singkat media, bukan kontak tatap muka.
"Dugaan pengancamannya berdasarkan pemeriksaan tidak melalui kontak langsung. Tetapi melalui pesan singkat media, sehingga hanya orang-orang terdekat saja (yang bisa jadi saksi)," kata Kombes Pol Hamam Wahyudi.
Saat ini, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus pengancaman tersebut. Namun, proses ini masih berfokus pada pendalaman keterangan saksi-saksi tersebut untuk mengidentifikasi terduga pelaku.
"Masyarakat untuk bersabar karena kasus ini membutuhkan ketelitian ekstra dalam mengumpulkan bukti tidak langsung (indirect evidence), " ujarnya.
Di sisi lain, penyelidikan kasus pencurian AC di RS RAT juga menemui jalan buntu. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang masih terus memburu pelaku.
Kapolresta menyoroti ketiadaan rekaman CCTV yang jelas dan minimnya informasi dari petugas keamanan sebagai penghambat utama pengungkapan kasus ini. "Kendalanya ya itu tadi kita masih belum tahu (identitas pelaku) dan masih mencari," katanya.
"Kecuali ada rekaman CCTV yang jelas. Satpam pun tidak mengetahui ada orang masuk," Ia menambahkan.
Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk terus bekerja, meski mengakui tantangan yang dihadapi dalam mengurai kasus pencurian ini dibandingkan dengan beberapa kasus pencurian di TKP lain yang telah berhasil diungkap sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....