OJK Kepri Dorong Masyarakat Lingga Manfaatkan Program Subsidi

  • 16 Okt 2025 18:50 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Lingga: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mendorong masyarakat Kabupaten Lingga untuk memanfaatkan program subsidi margin nol persen yang dijalankan melalui Bank Riau Kepri Syariah. Program ini dinilai mampu membantu pelaku usaha kecil menambah modal tanpa terbebani biaya pembiayaan.

Asisten Direktur Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Kepri, Muhammad Lutfi, mengatakan bahwa di Kabupaten Lingga telah beroperasi beberapa bank umum, termasuk Bank Riau Kepri Syariah dan Bank BNI. Kehadiran bank-bank tersebut menjadi pendorong penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bank Riau Kepri Syariah memiliki program subsidi margin nol persen dari Pemerintah Provinsi Kepri,” kata Muhammad Lutfi, di Lingga, Rabu (15/10/2025).

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam membantu masyarakat memperoleh pembiayaan usaha dengan beban margin yang ditanggung pemerintah. Skema ini diharapkan dapat membuka ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang lebih cepat.

Lutfi menambahkan, masyarakat Kabupaten Lingga diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat modal usaha mereka. Menurutnya, kebijakan subsidi ini bukan hanya meringankan beban keuangan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di tingkat lokal.

“Kami ingin masyarakat memanfaatkan subsidi ini untuk menambah modal usaha,” ujarnya.

Dengan tambahan modal tersebut, Lutfi optimistis pendapatan masyarakat akan meningkat secara bertahap. Ia menilai, peningkatan penghasilan akan berdampak langsung pada kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Lutfi juga menekankan pentingnya literasi keuangan agar masyarakat memahami manfaat dan tanggung jawab dalam memanfaatkan fasilitas perbankan. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekonomi masyarakat yang mandiri dan produktif.

“Jika penghasilan meningkat, insyaallah taraf hidup masyarakat juga akan membaik,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....