Kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah Kepri Terbentuk

  • 13 Jun 2025 15:50 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Upaya penguatan ekonomi syariah nasional kembali memperoleh momentum baru dengan dilantiknya Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Kepulauan Riau. Ketua Umum MES Pusat Erick Thohir yang diwakili oleh Bendahara III MES Pusat Siti Ma’rifah mengatakan, penguatan jaringan MES di daerah merupakan bagian dari arus utama pembangunan ekonomi nasional berbasis nilai-nilai syariah.

“Kami menyambut baik terbentuknya MES Kepulauan Riau. Ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah telah menjadi bagian dari pembangunan nasional. Ujar Siti Ma’rifah saat melantik Pengurus MES Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (13/6/2025).

Dikatakannya, hingga saat ini, MES telah hadir di 31 provinsi, 136 kabupaten/kota dan 23 perwakilan luar negeri. Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dan dengan jaringan MES luar negeri dalam memperluas akses pasar produk halal dari daerah.

“Kepulauan Riau termasuk daerah yang memiliki potensi ekspor tinggi,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara turut menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kehadiran PW MES Kepri diharapkan dapat mendukung visi transformasi ekonomi daerah melalui pengembangan ekonomi biru menuju 2045.

“Dengan wilayah laut yang mencakup 96 persen dari total wilayah Kepri, ekonomi syariah harus menyentuh sektor-sektor strategis seperti industri halal, pariwisata syariah, dan halal hub di Bintan,” ungkapnya.

Pelantikan ini dirangkaikan dengan tiga agenda utama yakni pelantikan pengurus, workshop pasar modal syariah, dan rapat kerja penyusunan program kerja jangka pendek dan panjang hingga tahun 2029.

PW MES Kepri periode 1446–1451 H dipimpin oleh Muhammad Zulkamirillah sebagai Ketua Umum, Dwi Vita Lestari sebagai Sekretaris Umum, dan Hasan sebagai Bendahara Umum, berdasarkan SK MES Pusat Nomor 006/SK/MES-PST/II/2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....