Bunyi Sendi saat Bangun Tidur, Normal?
- 11 Mei 2026 08:57 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bunyi sendi saat bangun tidur sering dialami banyak orang ketika tubuh mulai bergerak setelah beristirahat cukup lama. Kondisi ini umumnya terjadi karena perubahan aktivitas sendi setelah periode diam yang cukup panjang selama waktu tidur malam.
Penelitian fisiologi menunjukkan bahwa selama tidur, sendi berada dalam posisi minim gerakan sehingga cairan sinovial tidak tersebar merata. Akibatnya, saat tubuh kembali bergerak, terjadi penyesuaian tekanan yang memicu bunyi khas pada beberapa bagian sendi tubuh.
| Baca juga: Kretek Tubuh, Iseng atau Kecanduan? |
Studi dalam jurnal Scientific Reports menjelaskan bahwa bunyi tersebut berkaitan dengan fenomena cavitation dalam cairan sendi manusia. Proses terbentuk dan runtuhnya gelembung gas akibat perubahan tekanan ini menghasilkan suara krek yang sering terdengar.
Selain itu, penelitian anatomi menunjukkan bahwa jaringan seperti tendon dan ligamen dapat mengalami perubahan posisi saat tubuh diam lama. Ketika tubuh mulai bergerak kembali, jaringan tersebut menyesuaikan posisi sehingga menimbulkan bunyi kecil tanpa rasa sakit berarti.
Penelitian dalam bidang ortopedi menyebutkan kekakuan sendi setelah istirahat panjang merupakan respons normal tubuh manusia sehat. Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan berkurang seiring meningkatnya aktivitas serta pergerakan tubuh setelah bangun tidur.
Beberapa studi juga menunjukkan bahwa suhu tubuh yang lebih rendah saat tidur dapat memengaruhi elastisitas jaringan di sekitar sendi. Ketika suhu kembali meningkat saat bangun, jaringan menjadi lebih fleksibel dan dapat menimbulkan sensasi serta bunyi tertentu.
Meski umumnya normal, para ahli mengingatkan bahwa bunyi sendi perlu diperhatikan jika disertai nyeri atau pembengkakan signifikan. Gejala tersebut dapat menjadi indikasi adanya gangguan sendi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis profesional.
Dengan demikian, bunyi sendi saat bangun tidur merupakan fenomena umum yang berkaitan dengan penyesuaian tubuh setelah istirahat. Pemahaman ini diharapkan membantu masyarakat tidak khawatir berlebihan selama tidak muncul gejala lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....