Partisipasi ASN Tanjungbalai pada Program Taspen Rendah
- 20 Nov 2025 04:30 WIB
- Tanjung Balai
KBRN, Tanjungbalai: Partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tanjungbalai dalam program perlindungan Taspen masih rendah. Dari 2.198 ASN, baru 665 orang mengikuti program Taspen Life.
Data itu disampaikan Branch Manager PT Taspen Cabang Medan, Hari Kusuma Yuda Perwira, saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Senin (3/11/2025). Audiensi berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota dan turut dihadiri Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P. Girsang serta Kepala BPKPD Siti Fatimah.
| Baca juga: Mahyaruddin Tekankan Disiplin Jam Kerja ASN |
Dalam pertemuan tersebut, Hari Kusuma memaparkan program baru Taspen berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan perlindungan menyeluruh selama 24 jam. Program yang mencakup santunan kematian, cacat tetap atau total, dan biaya pengobatan.
"Kami ingin memastikan seluruh ASN terlindungi, bukan hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di luar aktivitas kantor," katanya.
Ia menegaskan program JKK merupakan pelengkap dari layanan Taspen sebelumnya yang berfokus pada pensiun dan tabungan hari tua. Menurutnya, perlindungan kecelakaan penting diperluas mengingat risiko pekerjaan ASN yang variatif. Hari Kusuma juga menyebut premi Taspen Life hanya Rp5.000 per bulan sehingga mudah dijangkau.
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mendukung hadirnya program tersebut dan mengajak ASN memperkuat kepesertaan.
"Saya berharap jumlah ASN yang ikut serta meningkat hingga mencakup seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Tanjungbalai," ucapnya.
Fadly menilai program tersebut relevan dengan visi pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan kerja yang optimal. Ia pun meminta Taspen melakukan sosialisasi intensif agar ASN memahami manfaat dan prosedurnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....