NTT Waspada Siklon Tropis Seroja

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Dok. Istimewa/gatra)

KBRN, Jakarta: Dalam jumpa pers, Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto, mengatakan, siklon tropis yang kemudian disebut dengan nama Seroja, akan datang.

BMKG memprediksi kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya 45 knots (85 km/jam) dengan tekanan di pusat diprediksikan sekitar 980 hPa.

Atas dasar potensi dari dampak siklon Seroja itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati meminta seluruh pemangku kepentingan memerhatikan keselamatan warga, terutama di pulau-pulau Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pusaran anginnya mencapai 85 kilometer per jam agar benar-benar diwaspadai agar masyarakat dapat terlindungi, teramankan. Semoga tidak terjadi korban jiwa," kata Dwikorita dalam jumpa pers secara daring di Jakarta, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (5/4/2021).

BMKG menyatakan pihaknya sejak 2 April lalu telah mendeteksi keberadaan bibit siklon tropis 99 S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Sawu, NTT.

BACA JUGA: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Buat NTT

Bibit siklon itulah yang kemudian memicu cuaca ekstrem di wilayah NTT sejak tiga hari terakhir, dan berdampak pada terjadinya bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah di sana.

Sebelumnya, pada Minggu petang tadi, BMKG merilis status potensi hujan lebat untuk dampak banjir/bandang, NTT berstatus siaga.

Sementara itu 13 wilayah provinsi lain berstatus waspada yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur. 

Lalu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung, Kalimantan Utara, Kalimantan TImr, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

BMKG juga menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (5/4/2021) dini hari.

"Dua sampai tiga jam lagi, bibit cuaca ekstrem akan berkembang menjadi siklon, estimasi jam 1 dini hari," Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers secara virtual, seperti dilansir CNN Indonesia, Minggu (4/4) malam.

Dwikorita menerangkan, berdasarkan analisis terbaru pada Minggu malam pukul 19.00 WIB, pihaknya menemukan bibit siklon tropis 99s berada di posisi perairan Kepulauan Rote, NTT, sekitar 24 kilometer sebelah barat daya Kupang.

Bibit siklon tropis itu, kata dia, tercatat mengarah ke arah timur hingga timur laut menjauhi wilayah Indonesia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00