Pencegahan Disleksia Belum Ditemukan, Deteksi Dini Jadi Kunci

  • 21 Mar 2026 09:35 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, TALAUD – Hingga saat ini, para ahli menyatakan bahwa belum ada metode yang dapat mencegah disleksia. Meski demikian, langkah antisipatif tetap dapat dilakukan, terutama bagi pasangan yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan belajar tersebut.

Salah satu upaya yang disarankan adalah melakukan konseling pranikah sebelum merencanakan kehamilan. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui potensi risiko anak mengalami disleksia, sehingga orang tua dapat lebih siap dalam menghadapi kemungkinan tersebut seperti dikutip dari alodokter.com Sabtu, 21 Maret 2026.

Walaupun disleksia merupakan kondisi yang berlangsung seumur hidup, deteksi dan penanganan sejak dini dinilai sangat penting. Dengan pendekatan yang tepat, anak dengan disleksia tetap dapat mengembangkan kemampuan belajarnya secara optimal.

Selain itu, terdapat sejumlah upaya mandiri yang dapat dilakukan oleh orang tua, khususnya dalam mendampingi anak. Di antaranya adalah membiasakan anak membaca buku sejak usia dini serta rutin membacakan buku untuk mereka.

Orang tua juga dianjurkan untuk mengajak anak berinteraksi, seperti bernyanyi atau berdiskusi saat membaca bersama. Kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membangun minat baca anak.

Tak kalah penting, suasana membaca perlu dibuat menyenangkan agar anak tidak merasa tertekan. Dengan cara ini, proses belajar dapat berjalan lebih efektif dan anak pun lebih termotivasi untuk terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....