Demensia Vaskular: Gangguan Daya Ingat akibat Kerusakan Pembuluh Darah Otak
- 27 Feb 2026 17:51 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, TALAUD – Demensia vaskular menjadi salah satu penyebab penurunan fungsi kognitif pada lansia yang perlu diwaspadai. Kondisi ini terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak karena kerusakan pada pembuluh darah, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi penting.
Secara medis, demensia vaskular muncul ketika pembuluh darah di otak menyempit, tersumbat, atau pecah seperti dilansir dari alodokter.com Jumat 27 Februari 2026. Akibatnya, pasokan darah tidak berjalan optimal. Jika berlangsung terus-menerus, jaringan otak dapat mengalami kerusakan permanen bahkan kematian sel-sel saraf.
| Baca juga: Fakta Medis Tentang Kebiasaan Menelan Dahak |
Menurut para ahli, salah satu penyebab utama demensia vaskular adalah aterosklerosis, yakni penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak di dinding arteri. Kondisi ini membuat aliran darah ke otak menjadi terbatas dan meningkatkan risiko gangguan fungsi otak.
Selain itu, serangan Stroke Iskemik juga menjadi faktor pemicu yang signifikan. Stroke jenis ini terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terhenti akibat sumbatan. Sementara itu, Stroke Hemoragik terjadi karena pecahnya pembuluh darah di otak yang menyebabkan perdarahan.
Tak hanya stroke besar, serangan kecil yang dikenal sebagai Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan yang terjadi berulang kali juga dapat memicu demensia vaskular. Meski gejalanya sering kali hanya berlangsung singkat, kerusakan kecil yang terjadi berulang dapat berdampak jangka panjang pada fungsi kognitif.
Faktor lain yang turut berperan adalah peradangan atau infeksi pada pembuluh darah otak. Kondisi ini dapat merusak struktur pembuluh darah dan mengganggu distribusi oksigen serta nutrisi ke jaringan otak.
Tenaga medis mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dengan mengontrol tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol, serta menerapkan pola hidup sehat guna menurunkan risiko terjadinya demensia vaskular.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....