Panas Berlebihan, Waspadai Beragam Penyebabnya

  • 18 Okt 2025 11:28 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud: Panas yang berlebihan atau peningkatan suhu tubuh ekstrem bisa dipicu oleh berbagai faktor, baik dari lingkungan sekitar maupun kondisi tubuh seseorang. Fenomena ini kerap terjadi terutama saat cuaca sedang panas terik atau saat tubuh terpapar suhu tinggi dalam waktu lama.

Dikutip dari alodokter.com sabtu (18/10/2025) Beberapa faktor diketahui menjadi penyebab utama panas yang berlebihan. Pertama, suhu udara yang tinggi, seperti saat musim kemarau panjang atau gelombang panas, dapat membuat tubuh sulit menyesuaikan suhu. Kondisi ini semakin parah bila seseorang berada di ruangan dengan ventilasi yang buruk.

Kedua, aktivitas fisik berat di bawah terik matahari atau di lingkungan panas turut memicu peningkatan suhu tubuh. Olahraga intens tanpa istirahat cukup, bekerja di luar ruangan, atau berada di dekat sumber panas seperti mesin pabrik dapat memperburuk kondisi tersebut.

Selain itu, pemilihan pakaian yang tidak tepat juga berpengaruh. Pakaian tebal atau berbahan yang tidak menyerap keringat bisa menghambat proses pendinginan alami tubuh.

Faktor lain yang turut memicu panas berlebih adalah ventilasi ruangan yang minim. Ruang tertutup tanpa sirkulasi udara memadai, seperti kendaraan tanpa pendingin udara atau rumah tanpa jendela terbuka, bisa membuat udara menjadi pengap dan meningkatkan risiko dehidrasi serta kelelahan akibat panas.

Tak hanya faktor lingkungan, kondisi kesehatan tertentu juga dapat memperbesar risiko. Orang dengan obesitas, penyakit jantung, atau gangguan paru-paru lebih rentan mengalami panas berlebih karena tubuh mereka lebih sulit menjaga kestabilan suhu.

Para ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap gejala panas berlebihan, seperti pusing, mual, kulit memerah, dan detak jantung cepat. Langkah pencegahan sederhana seperti minum air putih yang cukup, mengenakan pakaian tipis dan menyerap keringat, serta menghindari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama dapat membantu mengurangi risiko.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....