Musim Kemarau 2026 Melanda Sebagian Besar Sulawesi Utara

  • 30 Mar 2026 22:46 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Sebagian besar wilayah Sulawesi Utara mengalami musim kemarau pada tahun 2026. Kondisi ini terutama terjadi di wilayah daratan, sementara sebagian wilayah kepulauan memiliki karakteristik berbeda.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Sulawesi Utara, Aris Yunatas, menjelaskan terdapat satu zona musim yang tergolong non-ZOM (Zona Musim)

“Zona non-ZOM ini merupakan wilayah yang tidak memiliki perbedaan jelas antara musim kemarau dan musim hujan, sehingga curah hujan terjadi sepanjang tahun, ” ujarnya.Jumat, 30 Maret 2026

Ia mengatakan wilayah yang masuk dalam kategori tersebut berada di kawasan Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe.

“Kalau kita melihat datanya, dua wilayah ini hujan sepanjang tahun sehingga tidak terlihat perbedaan musim kemarau dan hujan, ” katanya.

Meski demikian, Aris menegaskan sebagian besar zona musim lainnya di Sulawesi Utara tetap mengalami musim kemarau tahun ini.

Ia menambahkan kondisi geografis wilayah kepulauan juga memengaruhi pola cuaca, terutama akibat hujan lokal dan tingkat penguapan yang tinggi di wilayah pesisir.

“Penguapan yang tinggi dan hujan lokal sangat memengaruhi curah hujan di wilayah kepulauan,” ujarnya..

BMKG mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk melakukan langkah adaptasi guna mengurangi dampak musim kemarau di wilayah terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....