Karhutla Hanguskan 15 Hektar Lahan di Mandarawang Rainis, Api Masih Membesar
- 13 Sep 2026 19:52 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda lokasi Mandarawang di Desa Rainis, Kecamatan Rainis, pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 08.00 WITA. Peristiwa yang terjadi di titik koordinat 4,2354250, 126,8394980 ini membakar area hutan dan lahan seluas kurang lebih 15 hektar.
Laporan terkait kebakaran tersebut pertama kali diterima oleh Piket Plug C pada pukul 10.30 WITA dari masyarakat setempat. Merespons laporan warga, tim yang dipimpin oleh Ka SPK Bripka Noldi Mayuntuh bersama anggota jaga langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan kobaran api yang sudah membesar sehingga sulit dipadamkan.
Berdasarkan keterangan saksi Marselia Mayampoh (30), sekitar pukul 09.45 WITA saat sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan dari Beo menuju Rainis, ia melihat gumpalan asap tebal membumbung di lokasi Mandarawang. Setibanya di Desa Rainis, Marselia segera menyampaikan informasi tersebut kepada Frangki Bayang (44).
Mendengar kabar itu, Frangki langsung meneruskannya ke warga sekitar dan bergegas menuju lokasi untuk berupaya memadamkan api.
Kondisi api dilaporkan cepat meluas akibat tiupan angin yang kencang serta hamparan rerumputan kering terpengaruh musim kemarau. Asap pekat dan besarnya area yang terbakar menjadi kendala utama proses pemadaman di lapangan.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi terus berupaya memadamkan api, memetakan situasi, mengumpulkan bahan keterangan, serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan diri.
Kapolsek Rainis IPDA Hugo Essing menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk meminimalkan dampak kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan di tengah kondisi cuaca kering, dan segera melapor jika melihat titik api baru agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin," katanya
Hingga saat ini, proses pemadaman di lokasi masih terus dilakukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....