Mematikan, Ular Bertaring Tiga Ditemukan di Australia

  • 18 Apr 2025 14:34 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon: Australian Reptile Park baru-baru ini digemparkan oleh penemuan seekor ular death adder (Acanthophis) yang memiliki tiga taring berbisa satu taring lebih banyak dari umumnya.

Dilansir dari Mongabay Indonesia, temuan langka ini berpotensi menjadikan ular tersebut salah satu spesies paling mematikan di dunia.

Menurut pihak taman reptil, taring tambahan tersebut memungkinkan ular ini menyuntikkan racun dua kali lebih banyak dalam sekali gigitan dibandingkan dengan death adder biasa yang hanya memiliki dua taring.

Hal ini memberikan keunggulan mematikan baik dalam berburu maupun dalam mekanisme pertahanan diri.

Para peneliti menduga bahwa keberadaan taring ketiga ini merupakan hasil mutasi genetik yang sangat langka.

Hingga kini, para ahli masih melakukan studi mendalam untuk memahami pengaruh mutasi ini terhadap komposisi racun, perilaku, dan potensi evolusi ular tersebut di masa depan.

Penemuan ini menarik perhatian kalangan ilmuwan dan pecinta reptil di seluruh dunia, dan dapat membuka babak baru dalam pemahaman kita tentang evolusi ular berbisa.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....