UMKM Jadi Penopang Ekonomi Inklusif Indonesia
- 27 Jun 2025 22:35 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon: UMKM bukan sekadar usaha kecil, tapi fondasi besar bagi perekonomian Indonesia. Mereka hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak ekonomi, penguat kesejahteraan, hingga pendorong inovasi dan kewirausahaan lokal. Dari warung sederhana hingga brand digital lokal, UMKM telah membuktikan diri sebagai kekuatan nyata dalam menjaga denyut ekonomi bangsa, terutama di masa-masa sulit.
Dalam era transformasi digital, pelaku UMKM terus berinovasi dan beradaptasi. Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa lebih dari 64 juta UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional serta menyerap 97% tenaga kerja. Ini membuktikan bahwa dari desa hingga kota, UMKM menjadi pilar yang tangguh, membuka lapangan kerja, memberdayakan perempuan, dan ikut mengentaskan kemiskinan secara nyata.
Lebih dari sekadar kontribusi ekonomi, UMKM juga berperan besar dalam menjaga identitas budaya lokal. Banyak pelaku UMKM yang memproduksi barang dan jasa dengan sentuhan tradisi—seperti tenun, kerajinan tangan, atau kuliner khas daerah—yang menjadikan produk mereka bukan hanya bernilai jual, tetapi juga bernilai warisan. UMKM menjembatani antara nilai tradisional dan kebutuhan modern.
Namun di balik semua potensi itu, UMKM masih menghadapi tantangan besar seperti keterbatasan akses modal, rendahnya literasi digital, hingga minimnya dukungan distribusi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor—pemerintah, swasta, dan masyarakat—harus terus dikuatkan agar UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing di pasar nasional maupun global.
Di Hari UMKM Internasional ini, yuk selalu dukung produk lokal dan beri ruang bagi UMKM untuk terus tumbuh dan bersinar! Karena ketika UMKM maju, Indonesia pun ikut melaju. Setiap pembelian dari pelaku UMKM bukan hanya transaksi ekonomi, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian dan keberpihakan terhadap masa depan bangsa. (AY).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....