Satgas PRR Nasional Gelar Monev Khusus Penanganan Bencana di Bener Meriah

  • 07 Okt 2026 15:31 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Redelong — Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Nasional lakukan Monitoring dan Evaluasi Khusus terkait sinkronisasi dan data prioritas di Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 7 Oktober 2026.

Kepala Koordinator Hubungan Antar Lembaga Satgas PRR Nasional Brigjen Topri Daeng Balaw menyebut kegiatan tersebut bertujuan memonitoring kegiatan rehab rekon yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Rapat Koordinasi Satgas PRR Nasional di Kabupaten Bener Meriah terkait sinkronisasi dan data prioritas penanganan bencana. 7 Oktober 2026. (Foto: RRI/Alfi)

Bukan hanya melihat perkembangan penanganan pascabencana timpalnya, namun juga untuk mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan.

"Disampaikan Bupati telah ada progres perkembangan pembangunan oleh Pusat dan Daerah dari dana yang sudah diterima melalui Bantuan Keuangan Khusus, salah satunya Huntap Wih Pesam akhir Desember harus sudah selesai," ujar Brigjen Topri.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar dihadapan Satgas PRR Nasional mengatakan akan berupaya menyelesaikan sebanyak 64 Hunian Tetap di Kecamatan Wih Pesam pada akhir tahun nanti.

Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar dampingi Satgas PRR Nasional monev sejumlah lokasi pembangunan dalam pemulihan pascabencana. 7 Oktober 2026. (Foto: RRI/Alfi)

"Pemerintah Daerah mendukung pembangunan Hunian Tetap ini, apapun hambatannya akan diselesaikan, Kita yakin Desember sudah selesai, mudah-mudahan ini menjadi percontohan nanti," ungkapnya.

Satgas PRR Nasional didampingi Forkopimda, BPJN, OPD dan sejumlah stakeholder terkait lainnya tinjau sejumlah titik penanganan bencana diantaranya jembatan bailey, Huntara, Huntap, penanganan jalan elak Uer Lah dan lokasi lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....