Tidak Ada yang Sia-Sia dalam Ciptaan Allah
- 19 Sep 2026 07:21 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Tidak ada satu pun ciptaan Allah SWT yang sia-sia. Setiap bagian dari alam semesta, kehidupan manusia, hingga berbagai nikmat yang diterima sehari-hari merupakan bagian dari kebesaran dan ketetapan Allah yang patut disyukuri.
Pesan tersebut disampaikan Tgk. Hasyimi, S.Ag dalam ceramah Salat Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon, Jumat 18 September 2026. Ceramah tersebut turut disiarkan secara langsung oleh PRO 1 RRI Takengon.
Dalam ceramahnya, Tgk. Hasyimi mengajak jamaah untuk memulai pagi dengan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah Salat Subuh secara berjamaah. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut merupakan nikmat Allah yang tidak semua orang dapat rasakan.
| Baca juga: Rezeki yang Sudah Tertakar Tak Akan Tertukar |
Mengutip kandungan Surah Az-Zariyat, Tgk. Hasyimi menjelaskan bahwa di bumi terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin. Tanda-tanda tersebut juga dapat ditemukan dalam diri manusia, sehingga manusia diperintahkan untuk memperhatikan dan merenungkannya.
Ia menyebutkan bahwa manusia memiliki begitu banyak hal yang dapat menjadi bahan renungan, mulai dari bentuk dan kondisi fisik hingga berbagai fungsi yang terdapat dalam tubuh. Semua itu menunjukkan kebesaran Allah SWT sebagai pencipta manusia.
Selain manusia, alam juga menjadi bagian penting dalam kehidupan. Allah mengatur berbagai proses alam, termasuk turunnya hujan yang menjadi sumber kehidupan bagi tumbuh-tumbuhan dan manusia. Dengan adanya hujan dan berbagai ketetapan Allah di alam, manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Tgk. Hasyimi juga mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjanjikan balasan atas amal kebajikan yang dilakukan manusia. Ketaatan dan kepatuhan kepada Allah akan mendapatkan balasan, sementara kehidupan akhirat menjadi tempat yang kekal bagi manusia.
Menurutnya, dari berbagai tanda kebesaran Allah tersebut terdapat satu pelajaran penting, yakni manusia harus menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang diciptakan Allah secara sia-sia. Alam semesta, manusia, dan segala sesuatu yang ada di dalamnya memiliki ketetapan dan tujuan dalam kehendak Allah SWT.
Ia menambahkan, meskipun manusia dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan untuk memahami alam, kemampuan akal manusia tetap memiliki batas. Akal merupakan ciptaan Allah sehingga manusia tidak akan mampu melampaui kebesaran Sang Pencipta.
Di akhir ceramah, Tgk. Hasyimi mengajak jamaah untuk terus menjalankan perintah Allah dan menjadikan berbagai ciptaan-Nya sebagai bahan renungan dalam kehidupan. Ia berharap kehidupan di dunia dipenuhi keberkahan dan kehidupan akhirat mendapatkan keridaan serta kenikmatan yang telah dijanjikan Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....