Kemenekraf Buka Ruang Kreativitas Sineas Tanoh Gayo

  • 18 Sep 2026 22:40 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Deputi Bidang Kreativitas Media, Direktorat Film, Animasi dan Video berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar Workshop Sinema Rakyat di Museum Gayo, Takengon, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya, yang diarahkan untuk memperkuat kreativitas masyarakat, khususnya di Aceh dan wilayah Sumatera pascabencana. Workshop sekaligus menjadi ruang bagi kreator lokal, sineas dan pelaku industri kreatif untuk meningkatkan kapasitas serta mengembangkan potensi perfilman daerah.

Direktur Film, Animasi dan Video Kementerian Ekonomi Kreatif, Doni Setiawan, mengatakan subsektor film menjadi salah satu bagian dari prioritas pembangunan ekonomi kreatif. Menurutnya, perkembangan subsektor tersebut turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, setelah subsektor gim dan aplikasi.

Melalui Sinema Rakyat, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat untuk mengangkat cerita-cerita lokal ke dalam karya audiovisual. Potensi budaya, tradisi dan kearifan lokal Gayo dinilai dapat menjadi sumber cerita yang dikembangkan sehingga produk perfilman dari Aceh Tengah dapat dikenal lebih luas hingga tingkat nasional.

Workshop menghadirkan Arfan Sabran dan Anggi Kurniawan sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan ruang untuk menggali potensi cerita lokal sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses kreatif perfilman.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan workshop menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas dan kreativitas pelaku ekonomi kreatif di daerah, sekaligus membangun ruang kolaborasi dan silaturahmi antar kreator.

“Harapannya, para peserta mendapatkan pengalaman, ilmu dan motivasi sehingga dapat tumbuh sineas-sineas baru yang mampu menggali potensi daerah serta menciptakan kreativitas dan konten yang menarik,” ujar Erwin.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, Kementerian Ekonomi Kreatif dan pelaku industri kreatif dapat terus dikembangkan, sehingga potensi perfilman dan ekonomi kreatif Tanoh Gayo semakin memiliki ruang untuk tumbuh dan menghasilkan karya yang membawa cerita daerah ke tingkat yang lebih luas. (AY).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....