Modal Kebangkitan Ekonomi Daerah, Pemerintah Perkuat Potensi Lokal

  • 18 Sep 2026 15:22 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Redelong — Sebanyak 80 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah mengikuti Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih, 16–17 September 2026 lalu.

Kegiatan yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif di Aula Mess Pemda Bener Meriah itu mengusung tema Peningkatan Kapasitas Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal.

Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Ekonomi Kreatif, Elizabeth Gurning, mengatakan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Ekonomi Kreatif, Elizabeth Gurning pada Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih di Bener Meriah. 17 September 2026. (Foto: RRI/Kemenekraf)

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu pendekatan yang dapat mendukung proses pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan kapasitas dan pemanfaatan potensi lokal,” ujarnya.

Peserta mendapat pembekalan terkait pengembangan produk kreatif, manajemen usaha, identitas produk, kreativitas, hingga peluang pasar. Materi disampaikan Khairul Fajri Yahya, Ketua Bidang Subsektor Fashion AMANAH sekaligus brand owner Ija Kroeng.

Peserta Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih di Kabupaten Bener Meriah. 17 September 2026. (Foto: RRI/Kemenekraf)

Salah seorang peserta, Sahmi Yuliana, menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai relevan untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan setelah bencana.

Wakil Bupati Bener Meriah berharap aktivasi ruang kreatif menjadi pemantik bagi masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....