Rabiul Awal Jadi Momentum Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan Keluarga
- 10 Sep 2026 11:45 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon – Bulan Rabiul Awal hendaknya menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW, bukan hanya dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga. Keteladanan Rasulullah dalam memperlakukan istri dan anak menjadi contoh penting bagi keluarga Muslim dalam membangun hubungan yang penuh kasih sayang, penghormatan dan tanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Tgk Prof. Dr. Safrilsyah Syarif, MA, Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, dalam ceramah yang disiarkan secara langsung dari Masjid Agung Ruhama Takengon melalui PRO 1 RRI Takengon, Kamis, 10 September 2026.
Tgk Prof. Dr. Safrilsyah Syarif mengatakan, kehidupan Rasulullah SAW memberikan gambaran bahwa kesibukan dalam perjuangan dakwah dan mengenalkan Islam tidak membuat beliau mengabaikan kewajiban di dalam rumah tangga. Rasulullah tetap hadir sebagai suami dan ayah yang memberikan perhatian kepada keluarganya.
Menurutnya, salah satu keteladanan Rasulullah SAW yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah bagaimana seorang suami menghargai dan memuliakan istrinya. Rasulullah tidak memandang pekerjaan rumah tangga sebagai sesuatu yang rendah, bahkan turut membantu pekerjaan yang dilakukan di rumah. Sikap tersebut menunjukkan bahwa rumah tangga merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun dengan saling menghormati dan membantu.
Keteladanan yang sama juga terlihat dari bagaimana Rasulullah SAW memperlakukan anak-anak. Seorang ayah tidak hanya memiliki tanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga perlu memberikan kasih sayang, perhatian, pendidikan serta menjadi teladan bagi anak-anaknya. Sikap lembut dan penuh kasih Rasulullah terhadap keluarga menjadi pelajaran bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak sangat penting dalam membentuk keluarga yang harmonis.
Tgk Prof. Dr. Safrilsyah Syarif yang resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Psikologi Agama pada 2025 itu juga mengingatkan, perjuangan Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah Islam merupakan perjuangan besar. Namun, kesibukan tersebut tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab beliau terhadap keluarga. Karena itu, keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan modern, terutama dalam membangun keseimbangan antara pekerjaan, pengabdian kepada masyarakat dan tanggung jawab keluarga.
Pesan tersebut sejalan dengan Surat Al-Ahzab ayat 21, yang menegaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat serta banyak mengingat Allah. Ayat ini menjadi pengingat agar kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti pada peringatan atau seremonial, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum Rabiul Awal, umat Islam diharapkan semakin memahami bahwa meneladani Rasulullah SAW dimulai dari lingkungan terdekat, khususnya keluarga. Menjadi suami yang menghargai istri, menjadi ayah yang menyayangi dan mendidik anak, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan merupakan bagian dari upaya menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....