CEK FAKTA: Benarkah Buah Pepaya Baik untuk Pencernaan?
- 30 Agt 2026 20:45 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Pepaya memang memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan, namun manfaatnya terbatas dan tidak universal untuk semua jenis gangguan pencernaan.
- Klaim populer bahwa pepaya dapat menyembuhkan semua gangguan pencernaan, terutama sembelit, tidak sepenuhnya didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.
- RRI melakukan pengecekan fakta terhadap anggapan umum tentang pepaya untuk memverifikasi kebenaran klaim kesehatan yang beredar di masyarakat.
RRI.CO.ID, Takengon – Pepaya kerap disebut sebagai salah satu buah yang baik untuk pencernaan, terutama bagi orang yang mengalami susah buang air besar. Namun, apakah anggapan tersebut benar secara ilmiah?
Cek fakta: klaim bahwa pepaya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan pada dasarnya benar, tetapi manfaatnya tidak berarti pepaya bisa menyembuhkan semua gangguan pencernaan.
Salah satu alasan pepaya dikaitkan dengan pencernaan adalah kandungan serat di dalamnya. Serat dari makanan dapat membantu meningkatkan frekuensi buang air besar dan membuat konsistensi tinja menjadi lebih lunak. Sejumlah penelitian menunjukkan peningkatan asupan serat berhubungan dengan perbaikan fungsi buang air besar.
Selain serat, pepaya juga mengandung enzim papain, yaitu enzim yang dapat memecah protein. Papain memang memiliki aktivitas proteolitik, tetapi anggapan bahwa makan pepaya otomatis membuat seluruh proses pencernaan menjadi lebih cepat atau menyelesaikan berbagai masalah lambung perlu disikapi secara hati-hati. Bukti klinis khusus mengenai manfaat pepaya utuh masih terbatas.
Menariknya, sebuah penelitian terhadap sediaan berbahan pepaya menemukan adanya perbaikan gejala sembelit dan kembung pada peserta dengan gangguan pencernaan tertentu. Namun, penelitian tersebut menggunakan produk olahan pepaya dan bukan sekadar konsumsi buah pepaya biasa, sehingga hasilnya tidak bisa langsung disamakan dengan manfaat makan pepaya dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian yang lebih luas pada 2026 juga menunjukkan bahwa makanan berbasis buah termasuk salah satu pilihan intervensi pola makan yang dapat membantu mengatasi sembelit fungsional. Meski demikian, penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa pepaya merupakan buah yang paling efektif dibandingkan buah lainnya.
Jadi, apa manfaat pepaya untuk pencernaan?
Pepaya dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena kandungan seratnya dapat membantu melancarkan buang air besar, terutama jika dikonsumsi bersama pola makan seimbang dan asupan cairan yang cukup.
Namun, pepaya bukan obat pencahar dan bukan pengobatan untuk semua gangguan pencernaan. Jika sembelit berlangsung lama, disertai nyeri perut hebat, muntah, darah pada tinja, atau keluhan semakin berat, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kesimpulannya: BENAR, pepaya dapat mendukung kesehatan pencernaan, terutama melalui kandungan seratnya. Tetapi klaim bahwa pepaya dapat menyembuhkan berbagai masalah pencernaan atau bekerja sebagai “obat” pencernaan adalah berlebihan.
Karena itu, konsumsi pepaya sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....