Pemadam Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan saat Hadapi Karhutla
- 26 Agt 2026 08:09 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Masyarakat yang menemukan titik api atau kebakaran hutan dan lahan harus segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk pencegahan dini.
- Laporan sejak dini memungkinkan petugas untuk segera menuju lokasi dan mencegah api semakin meluas ke area yang lebih luas.
- Masyarakat diingatkan tidak memaksakan diri melakukan pemadaman apabila api sudah membesar dan membahayakan keselamatan mereka.
RRI.CO.ID, Takengon — Masyarakat yang menemukan titik api atau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diminta segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran. Masyarakat juga diingatkan tidak memaksakan diri melakukan pemadaman apabila api sudah membesar dan membahayakan keselamatan.
Pemadam Kebakaran Pemula BPBD Aceh Tengah, Iwan Tamiko, mengatakan laporan sejak dini sangat penting agar petugas dapat segera menuju lokasi dan mencegah api semakin meluas.
“Apabila memang melihat ada titik api, boleh langsung menghubungi pemadam kebakaran,” katanya dalam Dialog Kentongan RRI Takengon, Selasa (25/8/2026).
Menurut Iwan, masyarakat masih dapat melakukan tindakan awal apabila api masih kecil dan kondisi di sekitar memungkinkan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membuat sekat bakar dengan membersihkan vegetasi di sekitar area yang berpotensi dilalui api.
Namun, tindakan tersebut hanya boleh dilakukan apabila kondisi benar-benar aman. Jika api sudah membesar, masyarakat disarankan segera menjauh dan menyerahkan proses pemadaman kepada petugas.
“Kalau misalkan sudah tidak bisa kita tangani, apinya sudah besar, lebih baik kita menjauh dari tempat itu. Telepon pemadam saja,” ujarnya.
Iwan juga mengingatkan bahaya asap dan panas yang dapat dirasakan meskipun seseorang belum berada tepat di dekat kobaran api. Karena itu, keinginan membantu tidak boleh mengabaikan keselamatan diri.
Dalam penanganan Karhutla, petugas BPBD Aceh Tengah menggunakan armada pemadam ketika titik api berada di lokasi yang dapat dijangkau kendaraan. Untuk lokasi yang berada jauh di kawasan perbukitan atau pegunungan, petugas dapat melakukan penanganan secara manual apabila kondisi memungkinkan.
Iwan menyebut BPBD Aceh Tengah juga memiliki armada berukuran lebih kecil yang dapat digunakan untuk menjangkau kawasan perkebunan dengan akses jalan sempit.
Ia mengajak masyarakat untuk menyimpan nomor pemadam kebakaran sehingga dapat segera digunakan ketika menemukan titik api. Dalam dialog tersebut, nomor yang disampaikan adalah 0643-23113.
Selain melaporkan kebakaran, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam pencegahan. Tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi langkah sederhana yang dinilai dapat membantu menekan risiko Karhutla.
“Peran masyarakat sangat besar agar tidak terjadi Karhutla,” kata Iwan.
Dengan kondisi kemarau, lahan kering dan potensi angin kencang, kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi kunci. Pencegahan diharapkan dilakukan sebelum api muncul, sehingga kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar dan mengancam perkebunan, hutan, lingkungan, serta keselamatan warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....