LIPGA dan PROSAT Bantu Korban Kebakaran Jagong Jeget

  • 23 Agt 2026 19:48 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID,Takengon - Kepedulian terhadap korban kebakaran Pasar Jagong Jeget, Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, terus mengalir.

LSM Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara (LIPGA) Persatuan Pengurus OSIS/OSIM se-Aceh Tengah (PROSAT) kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Minggu 23 Agustus 2026.

Kebakaran yang terjadi pada 9 Agustus 2026 lalu menghanguskan sekitar 96 ruko kayu. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan Dua warga mengalami luka bakar serta berdampak terhadap 72 kepala keluarga atau 255 jiwa.

Direktur Eksekutif LSM LIPGA Aceh Tengah, Sunardi Gustiawan SB, M.A.P., didampingi Ketua PROSAT Angkatan ke-8 periode 2026-2027, Andika mengatakan sebagian korban hingga kini masih mengungsi di tenda darurat di halaman Masjid Pancasila.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan penyandang disabilitas.

“Musibah datangnya dari Allah SWT dan terjadi kepada semua manusia. Musibah yang baik kepada kita diminta untuk bersyukur, sedangkan musibah yang menurut kita kurang baik seperti kebakaran ini, kita diminta untuk bersabar,” ujar Gusti.

Disebutkan, kehadiran LIPGA dan PROSAT bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban agar tetap kuat dan mampu menatap masa depan.

“Kami ingin memberikan semangat kepada korban agar bersabar, kuat dan terus berpikir maju ke depan. Ini juga bagian dari meningkatkan kesadaran dan kepedulian antarsesama untuk berbagi serta saling menolong dalam kebaikan,” katanya.

Bantuan yang disalurkan berupa kompor gas dua tungku, termos, dan dispenser. Bantuan tersebut berasal dari sumbangan WALHI Aceh, LSM Bytra Lhokseumawe yang merupakan konsorsium Pocut , para donatur serta masyarakat Aceh Tengah melalui penggalangan dana.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami sangat berharap dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung,” ujarnya.

Gusti menambahkan, aksi sosial bukan kali pertama dilakukan LIPGA dan PROSAT. Keduanya disebut telah aktif membantu korban kebakaran selama sekitar delapan tahun, baik di Aceh Tengah, Bener Meriah maupun Gayo Lues.

“Kami sudah aktif membantu sejak Delapan tahun lalu, termasuk membantu korban kebakaran hebat di Gayo Lues pada 2023,” tutupnya.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....