Menyeberangi Selat Sunda, Membawa Semangat Aceh Tengah menuju Cibubur

  • 12 Agt 2026 12:27 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • Kontingen Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka dari Aceh Tengah berangkat pada Selasa 11 Agustus 2026 pukul 20.36 WIB melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
  • Anak-anak Pramuka menyeberangi Selat Sunda untuk menuju Pulau Jawa dalam perjalanan menuju lokasi Jambore Nasional.
  • Semangat dan antusiasme peserta Kontingen Aceh Tengah tetap tinggi meskipun dalam perjalanan panjang menuju Jakarta.

RRI.CO.ID, Takengon: Malam mulai turun ketika kapal perlahan meninggalkan Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Di tengah perjalanan panjang menuju Jakarta, semangat anak-anak Pramuka dari Aceh Tengah justru belum surut.

Pukul 20.36 WIB, Selasa 11 Agustus 2026 menjadi salah satu momen yang akan dikenang para peserta Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Kabupaten Aceh Tengah. Dari atas kapal, mereka menyeberangi Selat Sunda, meninggalkan Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.

Perjalanan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, kini memasuki babak baru.

Bagi sebagian peserta, perjalanan ini bukan sekadar berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Aceh Tengah melalui jalur darat, kini mereka harus kembali melewati laut sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Cibubur.

Namun, rasa lelah seolah terbayar dengan satu hal, semakin dekatnya mereka dengan arena Jambore Nasional XII.

“Alhamdulillah, pukul 20.36 WIB kami menyeberang ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Perjalanan anak-anak tetap semangat menuju lokasi Jamnas di Cibubur,” ujar Bindamping Putra Kontingen Aceh Tengah, Afrizal AR, SE dikonfirmasi RRI, Selasa 11 Agustus 2026.

Dari Bakauheni, kapal membawa mereka menuju Pelabuhan Merak, Banten. Selat Sunda menjadi penghubung sekaligus saksi perjalanan panjang anak-anak Pramuka yang membawa nama Aceh Tengah ke perhelatan nasional.

Di atas kapal, perjalanan mungkin terasa lebih santai. Tetapi bagi para peserta, setiap kilometer yang ditempuh adalah bagian dari cerita perjalanan menuju Jamnas.

Ada rasa lelah, ada rasa ingin segera tiba, tetapi juga ada kegembiraan karena untuk pertama kalinya mereka akan bertemu dengan ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.

Perjalanan panjang dari Aceh Tengah pun menjadi pengalaman tersendiri. Tidak hanya mengajarkan arti ketekunan dan kesabaran, tetapi juga memperlihatkan kepada peserta bahwa sebuah tujuan besar selalu membutuhkan perjalanan yang panjang. Kini, Pulau Jawa sudah di depan mata.

Setibanya di Pelabuhan Merak, perjalanan nantinya kembali dilanjutkan melalui jalur darat menuju Buperta Cibubur. Di sanalah perjalanan panjang tersebut akan menemukan tujuan utamanya, menjadi bagian dari Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka Tahun 2026.

Jamnas XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur. Belsan ribu Pramuka Penggalang dari berbagai daerah akan berkumpul dalam sebuah pertemuan besar yang menjadi ruang untuk belajar, berkreasi, berinovasi, membangun persahabatan, sekaligus mengasah kemandirian.

Tahun ini, Jamnas XII mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”

Bagi Kontingen Aceh Tengah, tema tersebut bukan hanya akan terpampang di arena kegiatan. Semangat untuk berkarya, mandiri dan mengabdi juga menjadi bekal yang dibawa sejak keberangkatan dari tanah Gayo.

Malam itu, ketika kapal terus membelah Selat Sunda, perjalanan belum benar-benar selesai. Tetapi satu tahapan penting telah dilewati.

Dari tanah Gayo, melewati jalan panjang Pulau Sumatera, menyeberangi Selat Sunda, hingga akhirnya menginjakkan kaki di Pulau Jawa. Cibubur semakin dekat.

Dan bersama perjalanan itu, semangat anak-anak Pramuka Aceh Tengah untuk mengibarkan nama daerah di panggung nasional pun terus menyala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....