IGI Aceh Tengah Soroti Menurunnya Nilai Moral Siswa
- 11 Agt 2026 22:33 WIB
- Takengon
Poin Utama
- IGI Aceh Tengah mengidentifikasi penurunan nilai-nilai moral dan karakter siswa sebagai isu kritis dalam sistem pendidikan saat ini.
- Meskipun siswa menunjukkan perkembangan pesat dalam kemampuan intelektual dan pemahaman teknologi, aspek pembentukan karakter tertinggal.
- Ketua IGI Aceh Tengah, Rizki Ichsan, S.Pd, menyuarakan perhatian ini melalui forum siaran publik RRI Takengon untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah pendidikan karakter.
RRI.CO.ID, Takengon: Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Tengah menyoroti nilai-nilai moral dan karakter siswa yang dinilai mulai berkurang, meskipun dari sisi intelektual dan kemampuan memahami teknologi menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
Hal tersebut disampaikan Ketua IGI Aceh Tengah, Rizki Ichsan, S.Pd, dalam siaran Ruang Komunitas Pro 1 RRI Takengon, Selasa (11/8/2026) malam.
Rizki menyebut, beberapa waktu lalu terjadi sejumlah insiden perkelahian antarsiswa sekolah menengah sederajat di kawasan Lapangan Musara Alun Takengon. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut pembentukan karakter generasi muda.
Ia mengatakan, pihak IGI telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah siswa terlibat dalam kegiatan yang tidak semestinya setelah pulang sekolah.
Upaya tersebut salah satunya mendorong agar siswa langsung pulang ke rumah setelah selesai mengikuti kegiatan belajar di sekolah, sehingga tidak berkeliaran atau bermain di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan persoalan.
Rizki menegaskan, persoalan tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian, pemerintah daerah, orang tua, serta masyarakat.
“Kita butuh keterlibatan seluruh stakeholder seperti Satpol PP, kepolisian maupun pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Rizki.
Di sisi lain, Rizki menilai perkembangan kemampuan intelektual siswa dan pemahaman terhadap teknologi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun, kemajuan tersebut perlu berjalan beriringan dengan penguatan moral, etika dan karakter siswa. Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan tidak hanya berbicara mengenai prestasi akademik dan penguasaan teknologi, tetapi juga bagaimana membentuk generasi yang memiliki perilaku baik serta mampu menghargai lingkungan dan orang lain.
IGI Aceh Tengah berharap sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dapat semakin diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....