Puncak Kemarau Wilayah Tengah Aceh Diprediksi Agustus, Warga Diminta Waspada
- 08 Agt 2026 07:17 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Puncak musim kemarau di wilayah tengah Aceh diprediksi akan terjadi pada Agustus 2026 menurut BMKG.
- Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca yang lebih kering akibat kondisi kemarau ekstrem.
- Prakiraan ini disampaikan oleh Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Blang Bintang, Fitriana Nur, dalam siaran Info Cuaca resmi.
RRI.CO.ID, Takengon: Puncak musim kemarau di wilayah tengah Aceh diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan akibat kondisi cuaca yang lebih kering.
Hal tersebut disampaikan Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Iskandar Muda, Stasiun Blang Bintang, Fitriana Nur, dalam siaran Info Cuaca, Sabtu (8/8/2026).
Fitriana mengatakan, meskipun Agustus diprediksi menjadi periode puncak musim kemarau di wilayah tengah Aceh, kondisi cuaca pada hari ini masih relatif baik.
“Cuaca wilayah tengah Aceh hari ini diprediksi dalam kondisi baik, antara cerah berawan dan berawan sepanjang hari,” kata Nur
Suhu udara di wilayah tengah Aceh diprakirakan berada pada kisaran 19 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 50 hingga 100 persen.
Sementara itu, angin diperkirakan bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam.
BMKG juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan satelit, tidak terdapat titik panas (hotspot) di seluruh wilayah Provinsi Aceh
Meski kondisi cuaca masih tergolong baik, masyarakat tetap diimbau waspada menghadapi puncak musim kemarau, terutama terhadap potensi kekeringan dan dampak lain yang dapat muncul akibat berkurangnya curah hujan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....