Keutamaan Memakmurkan Masjid Berbuah Surga

  • 28 Jul 2026 10:15 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, TakengonAllah SWT menjanjikan tempat di surga bagi setiap hamba yang rutin mendatangi masjid untuk beribadah dengan niat yang ikhlas. Namun, keutamaan tersebut harus dibarengi dengan pemahaman yang benar mengenai tata cara salat berjamaah agar ibadah terlaksana sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Pesan itu disampaikan Tgk. Isra Abu Bakar dalam ceramah Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon, Selasa subuh, 28 Juli 2026.

Mengawali tausiahnya, Tgk. Isra mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa Allah SWT menyediakan tempat di surga bagi orang yang datang ke masjid pada pagi maupun petang. Menurutnya, kehadiran seorang muslim ke masjid bukan sekadar menunaikan salat, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar mencari rida Allah dan mengumpulkan pahala dari setiap langkah yang ditempuh.

"Barang siapa yang mendatangi masjid pada pagi dan petang, Allah menyediakan baginya tempat di surga. Niat kita datang ke masjid saja sudah dicatat sebagai amal kebaikan oleh Allah SWT," ujar Tgk. Isra Abu Bakar.

Ia menjelaskan, setiap langkah menuju masjid bernilai ibadah. Setelah memasuki masjid, umat Islam dianjurkan memohon ampunan dan rahmat Allah, melaksanakan salat tahiyatul masjid, kemudian mengikuti salat berjamaah yang memiliki pahala jauh lebih besar dibandingkan salat sendirian.

Meski demikian, Tgk. Isra mengingatkan bahwa besarnya pahala salat berjamaah harus diiringi dengan pemahaman terhadap fikih salat. Ia menceritakan pengalamannya saat mengikuti salat berjamaah ketika imam lupa melaksanakan tahiyat awal. Sebagian jemaah justru kebingungan, ada yang berdiri, ada yang tetap duduk, bahkan ada yang menegur imam dengan ucapan yang tidak sesuai tuntunan.

"Di dalam beribadah harus dilandasi dengan ilmu. Rasulullah mengajarkan bahwa ketika imam keliru, laki-laki mengingatkannya dengan mengucapkan 'Subhanallah', sedangkan perempuan dengan menepukkan telapak tangan. Jangan sampai karena kurang memahami tuntunan, kita justru mengurangi kesempurnaan salat berjamaah," jelasnya.

Selain itu, Tgk. Isra juga menyoroti pentingnya pemahaman mengenai sujud tilawah. Ia menyarankan agar imam memberikan penjelasan kepada jemaah apabila akan melakukan sujud tilawah saat membaca ayat sajadah, sehingga seluruh makmum dapat mengikuti gerakan imam dengan tertib dan tetap menjaga kekhusyukan ibadah.

Menutup ceramahnya, Tgk. Isra mengajak masyarakat untuk terus menghadiri majelis ilmu dan mendengarkan tausiah sebagai bekal dalam beribadah. Menurutnya, semakin baik pemahaman seseorang terhadap ajaran agama, semakin sempurna pula kualitas ibadah yang dilaksanakannya.

"Sedikit demi sedikit, dengan menghadiri pengajian dan mendengarkan tausiah, pemahaman kita tentang agama akan terus bertambah. Ilmu itulah yang akan membimbing kita agar setiap ibadah bernilai sempurna di sisi Allah SWT," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....