Hutan Gayo Terancam, Tata Kelola Jadi Sorotan Serius
- 27 Jul 2026 19:33 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Kerusakan hutan di kawasan Gayo kembali menjadi perhatian dalam program dialog Go Green RRI Takengon yang disiarkan pada Sabtu (25/7/2026). Narasumber Sri Wahyuni, Sekretaris Gayo Alas Conservation Center (GACC), menegaskan bahwa hutan Gayo yang meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser seluas hampir 3 juta hektar yang berperan sebagai penyangga kehidupan masyarakat.
Menurut Sri Wahyuni, kerusakan hutan yang terus terjadi bukan semata akibat cuaca ekstrem atau bencana alam, melainkan mencerminkan kegagalan tata kelola ekologis yang harus segera diperbaiki. Ia menilai perlindungan kawasan hutan membutuhkan komitmen seluruh pihak agar fungsi ekologis tetap terjaga.
Mengutip data Global Forest Watch, Kabupaten Aceh Tengah kehilangan sekitar 2.900 hektar hutan sepanjang periode 2020–2025. Angka tersebut setara dengan hilangnya tutupan pohon seluas 4.000 lapangan sepak bola, menunjukkan laju deforestasi yang mengkhawatirkan.
Melalui dialog Go Green, RRI Takengon mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian hutan sebagai aset penting yang menopang keberlanjutan lingkungan, sumber air, keanekaragaman hayati, serta kehidupan generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....