BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Aceh Tengah dan Gayo Lues

  • 16 Jul 2026 10:01 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh Tengah dan Gayo Lues pada 17 Juli 2026 berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
  • Potensi hujan dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin, konvergensi, dan suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera meningkatkan penguapan.
  • BMKG mencatat tujuh titik panas (hotspot) di Provinsi Aceh pada 16 Juli 2026 tersebar di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam, tanpa titik panas di Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

RRI.CO.ID, Takengon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di Kabupaten Aceh Tengah dan Gayo Lues pada Jumat, 17 Juli 2026. Sementara itu, Kabupaten Bener Meriah tidak termasuk dalam wilayah yang masuk peringatan dini cuaca pada periode tersebut.

Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menjelaskan, potensi hujan dipengaruhi oleh adanya daerah belokan angin dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan.

Berdasarkan peringatan dini cuaca yang berlaku pada 16 hingga 18 Juli 2026, BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 17 Juli 2026 di sejumlah wilayah, yakni Aceh Tamiang, Aceh Timur, Langsa, Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, dan Nagan Raya.

Meskipun Kabupaten Bener Meriah tidak termasuk dalam wilayah yang mendapat peringatan dini, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Masyarakat juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang berpotensi disertai angin kencang, banjir, maupun tanah longsor.

Selain merilis peringatan dini cuaca, BMKG juga mencatat terdapat tujuh titik panas (hotspot) di Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan sensor MODIS dan NOAA20/VIIRS pada 16 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.

BMKG memastikan tidak terdapat titik panas di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, maupun Gayo Lues pada periode pemantauan tersebut. Masyarakat diimbau tetap menjaga kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....