Gunung Bur Ni Telong Tetap Waspada, Tercatat Tiga Gempa Vulkanik
- 09 Jul 2026 09:05 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Gunung Bur Ni Telong tetap berada pada Level II (Waspada) berdasarkan pengamatan periode 8 Juli 2026, dengan tiga kali gempa vulkanik tercatat.
- Masyarakat dan pendaki dilarang mendekati kawasan kawah dalam radius 2 kilometer serta area fumarola dan solfatara untuk menjaga keselamatan.
- Tidak teramati asap dari kawah, namun pemantauan kegempaan menunjukkan aktivitas dengan gempa vulkanik amplitudo 7–8 milimeter dan durasi 18–19 detik.
RRI.CO.ID, Redelong : Aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan hasil pengamatan periode Rabu, 8 Juli 2026, pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. Masyarakat dan para pendaki diimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh petugas pengamatan gunung api demi menjaga keselamatan.
Berdasarkan laporan, kondisi cuaca di sekitar Gunung Bur Ni Telong didominasi berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dan timur dengan suhu udara berkisar antara 17 hingga 24 derajat Celsius.
Dari hasil pengamatan visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis (kabut 0–I). Selama periode pengamatan tidak teramati adanya asap yang keluar dari kawah.
Sementara itu, hasil pemantauan kegempaan mencatat tiga kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo antara 7–8 milimeter, waktu selisih gelombang S-P 0,9–1,3 detik, dan durasi gempa berkisar 18–19 detik. Tidak terdapat keterangan khusus lainnya selama periode pengamatan.
Meskipun aktivitas vulkanik masih berada pada Level II (Waspada), masyarakat dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati kawasan kawah Gunung Bur Ni Telong dalam radius 2 kilometer. Selain itu, pengunjung juga diimbau tidak berada di area fumarola maupun solfatara, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan karena berpotensi membahayakan keselamatan.
Laporan aktivitas Gunung Bur Ni Telong ini disusun oleh Muhammad Saiful Zulkiram sebagai petugas pengamatan gunung api. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait mengenai aktivitas Gunung Bur Ni Telong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....