BPJS Kesehatan Bahas Ketersediaan Obat dan Optimalisasi Layanan Kesehatan

  • 25 Jun 2026 06:13 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Blang Kejeren – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama pihak rumah sakit, puskesmas, dan BPJS Kesehatan menggelar rapat koordinasi untuk membahas berbagai persoalan layanan kesehatan di Daerah.

Kepala BPJS Kesehatan Mahmul Ahyar menyoroti masih terbatasnya ketersediaan sejumlah obat esensial di rumah sakit, termasuk obat untuk penderita epilepsi.

Selain itu, stok obat penyakit berat seperti obat jantung juga kerap mengalami kekosongan.

Menurutnya, permasalahan tersebut dapat diminimalkan melalui perencanaan kebutuhan obat yang lebih baik berdasarkan proyeksi pola penyakit masyarakat.

Selain ketersediaan obat, rapat juga membahas optimalisasi sistem antrean layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan menilai masih banyak pasien yang mengambil nomor antrean ganda, baik melalui aplikasi Mobile JKN maupun secara langsung di rumah sakit, sehingga menyebabkan penumpukan pasien di ruang tunggu.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPJS Kesehatan mendorong sosialisasi penggunaan aplikasi Mobile JKN secara lebih masif. Melalui aplikasi tersebut, pasien dapat melihat jadwal konsultasi dan datang sesuai waktu pemeriksaan tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....