Semangat Berkarya dan Merawat Budaya di tengah Perkembangan Zaman
- 22 Jun 2026 22:10 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID Takengon - Perkembangan teknologi dan arus globalisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Namun, di tengah kemajuan zaman tersebut, budaya lokal tetap memiliki peran penting sebagai identitas dan jati diri bangsa.
Semangat untuk terus berkarya sekaligus menjaga warisan budaya menjadi langkah penting agar nilai-nilai tradisi tidak hilang oleh perubahan zaman. Budaya bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi untuk melahirkan kreativitas baru yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.
Melansir dari IDN Times, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo mengatakan budaya seharusnya menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya berbagai inovasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
"Budaya seharusnya dipahami sebagai sumber inspirasi yang dapat mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi, bukan sekadar sesuatu yang dijaga eksistensinya," kata Giring dalam sambutan virtual pada Kreasa Fest 2026 yang digelar Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara (Untar) Senin (8/6/2026).
Beragam tradisi daerah seperti seni tari, musik tradisional, bahasa, adat istiadat, hingga kerajinan lokal perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Dengan memanfaatkan teknologi digital, budaya dapat dikemas dalam bentuk yang lebih menarik melalui konten kreatif, dokumentasi, maupun promosi di berbagai platform.
Pelestarian budaya juga bukan berarti menolak perkembangan zaman. Justru, inovasi dapat menjadi cara agar tradisi tetap hidup dan semakin dikenal luas. Sejumlah upaya pelestarian budaya saat ini mendorong agar warisan leluhur tidak hanya dijaga, tetapi juga dikembangkan agar tetap relevan bagi masyarakat modern.
Generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga keberlangsungan budaya. Kreativitas anak muda dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisional dengan dunia modern, sehingga budaya tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Di Aceh dan khususnya Tanah Gayo, kekayaan budaya seperti kesenian tradisional, adat, bahasa daerah, serta nilai kebersamaan menjadi warisan yang perlu terus dirawat. Melalui kegiatan seni, pendidikan, komunitas budaya, dan media, masyarakat dapat bersama-sama menjaga agar identitas lokal tetap kuat.
Merawat budaya berarti menjaga sejarah, nilai, dan karakter bangsa. Dengan semangat berkarya, generasi sekarang dapat menjadi penerus yang tidak hanya menikmati warisan budaya, tetapi juga menciptakan karya baru yang berakar dari kekayaan tradisi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....