Kearifan Lokal Gayo Dinilai Penting Hadapi Bencana Alam
- 16 Jun 2026 20:30 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Kearifan lokal masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi kondisi darurat saat terjadi bencana alam. Hal tersebut disampaikan Dr. Makmur Jaya dalam siaran Literasi Digital Pro 1 RRI Takengon, Selasa 16 Juni 2026 pagi.
Dr. Makmur Jaya menjelaskan, pengalaman menghadapi bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat Aceh Tengah. Saat itu, sejumlah akses jalan menuju wilayah Aceh Tengah terputus sehingga distribusi kebutuhan pokok mengalami kendala.
Menurutnya, dalam kondisi keterbatasan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari, masyarakat harus mampu bertahan dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.
Ia mencontohkan sejumlah kearifan lokal masyarakat Gayo yang masih relevan hingga saat ini, seperti kemampuan memasak menggunakan kayu bakar ketika akses terhadap bahan bakar modern terbatas, serta memanfaatkan hasil alam yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan.
“Dalam kondisi bencana, masyarakat perlu memiliki kemampuan bertahan hidup dengan memanfaatkan kearifan lokal yang diwariskan oleh leluhur,” ujar Makmur Jaya.
Selain kemampuan bertahan hidup, ia juga menyoroti nilai kearifan lokal Gayo dalam menjaga keseimbangan alam. Salah satunya melalui aturan tradisional masyarakat dalam menentukan kawasan hutan yang boleh ditebang, wilayah yang dapat dijadikan lahan pertanian, serta area yang diperuntukkan sebagai persawahan.
Menurutnya, pemahaman tersebut merupakan bentuk hubungan harmonis antara manusia dan alam yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan.
“Nilai-nilai lokal seperti ini perlu terus dilestarikan, karena bukan hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana dan menjaga alam agar tetap berkelanjutan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....