Jembatan Kutablang Padat, Perbaikan Lantai Bailey Sebabkan Antrian Panjang

  • 15 Jun 2026 15:54 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Bireun: Kondisi arus lalu lintas di Jembatan Kutablang, Kabupaten Bireun pada Senin 15 Juni 2026 pukul 14.02 WIB terpantau padat dari arah Lhokseumawe maupun Banda Aceh. Kepadatan tersebut mengakibatkan antrian panjang kendaraan yang melintas di jalur utama penghubung kedua daerah.

Seorang pengguna jalan, Hemi, menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan jembatan baru tidak mengganggu arus lalu lintas. Menurutnya, sistem buka tutup kendaraan terjadi karena adanya perbaikan lantai jembatan Bailey atau jembatan darurat yang sudah rusak.

Plat baja yang digunakan untuk melintas mengalami kerusakan hingga menganga, sehingga kendaraan harus bergantian melewati jembatan.

“Antrian panjang ini bukan karena pembangunan jembatan baru, melainkan karena perbaikan lantai jembatan darurat. Kendaraan dari arah Medan–Banda Aceh atau sebaliknya harus bergantian melintas,” jelas Hemi.

Perbaikan jembatan Bailey ini diharapkan dapat segera rampung agar arus lalu lintas kembali lancar dan pengguna jalan tidak lagi mengalami penumpukan kendaraan di kawasan tersebut.

Dikutip dari Antara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyatakan bahwa pembangunan jembatan permanen Kutablang dan Teupin Mane Kabupaten Bireuen, Aceh yang sebelumnya ambruk dihantam banjir bandang ditargetkan rampung atau fungsional pada Agustus 2026 mendatang.

"Untuk saat ini untuk Kutablang sudah berprogres 46 persen. Insya Allah untuk kita bisa selesai di Juli, paling lambat Agustus 2026 fungsional," kata Plt Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini, di Aceh Barat.

Sementara ini, akses jembatan tersebut masih memanfaatkan jembatan darurat (bailey), lalu lintas di sana diterapkan sistem satu arah selama 30-60 menit dari masing-masing arah (Banda Aceh - Medan dan sebaliknya).

"Jembatan Kutablang berada lintas timur, dan itu adalah lintas logistik, yaitu untuk masyarakat Aceh itu dengan Sumut," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....