Lembaga Studi Kajian Kebijakan Publik Sorot Lamban Perbaikan Jalan Enang-Enang

  • 14 Jun 2026 06:38 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong: Tujuh bulan sudah berlalu sejak bencana longsor hidrometeorologi menutup akses jalan lintas Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah, membuat masyarakat resah dan kecewa.

Pengurus Lembaga Studi Kajian Kebijakan Publik (LSK2P), Nasri Irsyadi, menyoroti lambannya penanganan. Menurutnya, meski jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat hingga daerah, seharusnya Pemda tidak hanya diam tanpa memberi kejelasan kepada masyarakat.

“Jangan biarkan warga menduga-duga, Pemda wajib memberi informasi tentang status jalan lintas itu,” tegasnya.

Kekosongan peran pemerintah daerah memunculkan inisiatif warga. Tokoh masyarakat Kecamatan Pintu Rime Gayo, Syahrial, menjadi pelopor pembukaan kembali jalan Tajuk Enang-Enang. Meski sudah berbulan-bulan tertutup longsor, ia bersama masyarakat mulai bergotong royong membuka akses dengan dukungan donasi.

Nasri menambahkan, partisipasi masyarakat terus bertambah. “Yang menjadi pertanyaan, apakah Pemerintah akan terus membiarkan kondisi ini? Jalan tersebut jelas masih masuk wilayah Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Kecamatan Pintu Rime Gayo,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....