Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk, Higienis, dan Tahan Lama

  • 24 Mei 2026 14:57 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID,Takengon: Momentum Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya daging kurban di masyarakat. Namun, masih banyak warga yang belum mengetahui cara pengolahan dan penyimpanan daging yang tepat sehingga kualitasnya cepat menurun, bahkan berisiko menimbulkan bau tidak sedap.

Berikut beberapa tips mengolah daging kurban agar tetap segar, empuk, dan tahan lama.

Pertama, daging sebaiknya tidak langsung dicuci setelah diterima. Mencuci daging sebelum disimpan justru dapat mempercepat pertumbuhan bakteri karena kadar air meningkat. Daging cukup dibersihkan dari kotoran yang menempel, lalu langsung dibagi ke dalam beberapa porsi sesuai kebutuhan memasak.

Kedua, simpan daging dalam wadah tertutup atau plastik kedap udara. Pemisahan per porsi membantu menjaga kualitas daging karena tidak perlu berulang kali mengeluarkan dan membekukan kembali seluruh stok daging.

Untuk penyimpanan, daging dapat bertahan sekitar 1 hingga 2 hari di chiller dengan suhu 0–4 derajat Celsius. Jika ingin disimpan lebih lama, daging sebaiknya dimasukkan ke freezer dengan suhu minus 18 derajat Celsius agar dapat bertahan hingga beberapa bulan.

Saat akan dimasak, proses pencairan daging beku sebaiknya dilakukan secara perlahan di bagian bawah kulkas, bukan direndam air panas. Cara ini membantu menjaga tekstur dan kandungan nutrisi daging tetap baik.

Agar daging kurban lebih empuk, masyarakat dapat memanfaatkan bahan alami seperti nanas, daun pepaya, atau jahe. Namun penggunaannya tidak boleh berlebihan karena dapat membuat tekstur daging terlalu lembek.

Selain itu, pengolahan dengan teknik yang tepat juga penting. Daging kambing misalnya, lebih cocok dimasak dengan api sedang dan waktu perlahan agar tidak alot. Penambahan rempah-rempah seperti serai, ketumbar, dan kunyit juga membantu mengurangi aroma prengus.

Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan peralatan masak dan tangan selama proses pengolahan untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Dengan pengolahan dan penyimpanan yang benar, daging kurban tidak hanya lebih nikmat disantap, tetapi juga aman dikonsumsi dalam jangka waktu lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....