DPPPA Dorong Korban dan Masyarakat Berani Lapor Kekerasan

  • 09 Mei 2026 14:20 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Banda Aceh: Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banda Aceh terus mendorong masyarakat dan korban kekerasan terhadap anak maupun perempuan untuk berani melapor apabila mengalami atau mengetahui tindak kekerasan. Hal ini disampaikan oleh Plt DPPPA Banda Aceh, Tiara Sutari dalam konferensi Pers di Banda Aceh, Jum’at, 8 Mei 2026.

Ia menilai keberanian masyarakat untuk melapor sebagai langkah penting agar setiap kasus dapat segera ditangani dan korban memperoleh perlindungan yang layak. Pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai sektor untuk meperkuat pengawasan serta penanganan kasus di lapangan. Ia menyebut upaya ini untuk menekan angka kekerasan anak.

“Kami terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti DPMPTSP, Kepolisian dan juga Satpol PP. Tak lupa media RRI, kami gandeng untuk menyebarluaskan nomor hotline pengaduan UPTD PPA,” ujarnya.

Ia menghimbau masyarakat yanga mengalami kekerasan dapat segera melaporkan baik dengan mendatangai langsung UPTD PPA maupun melalui nomor Hotline 129. Tentunya, layanan yang diberikan bersifat gratis mulai dari proses pengaduan hingga pendampingan.

Terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di salah satu Daycare atau tempat penitipan anak di Banda Aceh, Tiara juga menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam menangani kasus kekerasan anak yang terjadi di salah satu Daycare di Banda Aceh. Penanganan serius ini, menurutnya menjadi peringatan bagi lembaga pengasuhan anak lainnya.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh kepada seluruh Daycare yang ada di Banda Aceh. Jika tidak mematuhi aturan, maka akan kami tutup operasionalnya,” jelas Tiara.

DPPPA Banda Aceh juga memastikan para korban mendapatkan pendampingan melalui unit pelaksana teknis daerah terkait. Pendampingan dilakukan untuk membantu proses pemulihan psikologis dan memberikan rasa aman kepada anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....