Warga Keluhkan Harga Gas Subsidi, Dinas Perdagangan Pastikan HET 3 Kilogram Tetap

  • 06 Mei 2026 11:26 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Warga mengeluhkan harga gas LPG subsidi 3 kilogram di beberapa pangkalan di Takengon yang dijual hingga Rp28.000 per tabung. Keluhan tersebut disampaikan melalui program Halo RRI, Pro1 Takengon pada Rabu 6 Mei 2026, dengan penyiar Fazri.

Penyiar Fazri membacakan pesan masuk dari warga yang tidak menyebutkan nama, di mana warga mempertanyakan harga resmi gas subsidi di pangkalan. Selain itu, masyarakat juga menanyakan apakah benar harga LPG non-subsidi ukuran 5,5 kilogram mengalami kenaikan.

“Gas 5,5 kg sebenarnya berapa harganya?? Biasanya beli di Pangkalan 105 ribu, kemarin beli udah 120 ribu. Mohon info supaya kalau ga ada kenaikan biar ga dirugikan. Gas 3 kg ada yang jual 28 ribu di Pangkalan. Mungkin ada yang bisa jawab,” kata Fazri membacakan keluhan Masyarakat di program Halo RRI, Rabu 5 Mei 2026.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Aceh Tengah, Abrar Gunawan, menyampaikan bahwa per 18 April 2026 memang terjadi penyesuaian harga LPG non-subsidi untuk ukuran 5,5 kg, 12 kg, dan 50 kg.

Dijelaskan Abrar unutk LPG 5,5 kg naik dari Rp103.000 menjadi Rp120.000, atau bertambah Rp17.000, LPG 12 kg mengalami kenaikan Rp36.000, demikian halnya LPG 50 kg juga ikut mengalami penyesuaian harga.

“Memang yang non subsidi sejak tanggal 18 April 2026 ada penyesuaian harga, ada kenaikan LPG non subsidi 5,5 kilo, 12 kilo dan 50 kilo,” ujarnya.

Abrar menegaskan, untuk LPG 3 kg tidak ada kenaikan karena masih disubsidi pemerintah. Harga Eceran Tertinggi (HET) gas 3 kg ditetapkan antara Rp20.000 hingga Rp23.000 per tabung. Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pengawasan ke pangkalan agar penjualan sesuai dengan ketentuan.

“Dengan adanya keluhan ini, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan pangkalan yang menjual di atas HET agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” katanya.

Satiran

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....