Semangat Ibadah Kurban, Wujud Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
- 05 Mei 2026 07:26 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID Takengon – Ceramah subuh yang berlangsung khidmat digelar di masjid agung Ruhama Takengon, Selasa 5 Mei 2026 pagi dan di relay Pro 1 RRI Takengon. Dalam tausiyah, Drs. Amri Jalaludin, M.A. mengangkat tema ibadah kurban sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa ibadah qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan simbol ketaatan dan keikhlasan seorang hamba. Meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang dengan penuh keimanan bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, umat Islam diajak untuk memahami makna pengorbanan yang sesungguhnya.
“Ibadah qurban mengajarkan kita untuk mengutamakan perintah Allah di atas segalanya, serta melatih keikhlasan dalam berbagi kepada sesama,” ujar Drs. H. Jalaludin, M.A. di hadapan jamaah.
Ia juga menjelaskan bahwa daging qurban yang dibagikan kepada masyarakat, khususnya kepada kaum dhuafa, menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Melalui qurban, umat Islam diajak untuk menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa ibadah qurban memiliki nilai spiritual yang tinggi apabila dilakukan dengan niat yang tulus dan sesuai dengan syariat. Selain itu, penting bagi umat Islam untuk memilih hewan qurban yang sehat dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam ajaran agama.
Di akhir ceramah, jamaah diajak untuk mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan meningkatkan kualitas ibadah serta menanamkan semangat berbagi. Ia berharap, nilai-nilai qurban tidak hanya dirasakan saat hari raya, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pesan yang disampaikan, diharapkan ibadah qurban dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama umat manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....