Rencana Pacuan Kuda HUT Kota Takengon Dikritik Publik, Ini Kata Pemkab Aceh Tengah
- 15 Apr 2026 11:56 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Rencana Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk menggelar pacuan kuda dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Takengon tahun 2026 menuai kritik dari sejumlah kalangan.
Rencananya pelaksanaan pacuan kuda sebelum idul adha 1447 Hijriah, di lapangan Blangbebangka, kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.
Salah seorang pendengar RRI dari Celala, Sultan, menyarankan agar anggaran kegiatan dialihkan pada program yang lebih membantu masyarakat bangkit pasca bencana alam 26 November 2025 lalu.
Dirinya menyatakan bukan persoalan setuju atau tidak setuju, namun lebih melihat dari sisi pasca bencana alam.
“Saya rasa begini, ini usul saya ya, kalau cocok, orang ini sedang trauma karena bencana 2025, kalau saya punya usul lebih baik untuk yang lain aja diberikan dana, kita sumbang ke bencana dulu, kalau bisa, tapi itupun terserah,” ujarnya dalam program Halo RRI, Rabu 15 April 2026.
Kritik serupa datang dari aktivis perempuan Aceh Tengah, Ernawati, melalui akun Facebook pribadinya. Ia menekankan pentingnya pemerintah memprioritaskan kegiatan sesuai kebutuhan mendesak masyarakat.
“Untuk memprioritaskan mana yang harus di dahulukan. Akses jalan yang masih tidak baik-baik saja, apakah kita melaksanakan di saat masih seperti ini,” ujarnya.
Aktivis Gayo, Safri Bintang, juga mempertanyakan rencana pelaksanaan pacuan kuda saat sebagian warga masih berjuang memulihkan kehidupan pasca bencana.
| Baca juga: Aceh Percepat Identifikasi Lahan Huntap |
“Apakah tepat kegiatan ini dilaksanakan saat sebagian warga masih berjuang bangkit dari bencana,” tanya Safri
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar rapat lanjutan bersama tokoh adat, masyarakat, organisasi, dan elemen terkait.
“Tujuannya agar pelaksanaan pacuan kuda tidak menjadi polemik. Pemerintah daerah tetap berupaya melaksanakan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Aceh Tengah, Mursyid, yang dikonfirmasi RRI masih melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
“Tolong dihubungi Dinas Pariwisata aja ya, kami ada Musrenbang,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....