Waspada, Aceh Berpotensi Dikepung Cuaca Ekstrem hingga 20 April
- 11 Apr 2026 08:16 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem ini diprediksi melanda sebagian besar wilayah Aceh. Fenomena ini dipicu oleh gangguan atmosfer yang signifikan di wilayah tersebut.
Berdasarkan surat resmi bernomor e.B/ME.02.04/042/KBTJ/IV/2026, gangguan atmosfer berupa pola siklonik telah membentuk daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Nasrol Adil menjelaskan kondisi ini dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai kilat dan angin kencang.
"Sehubungan dengan gangguan atmosfer, kami menyampaikan informasi siaga bencana hidrometeorologi. Hal ini dapat menyebabkan angin kencang, banjir, hingga tanah longsor," katanya, Sabtu 11 April 2026.
BMKG juga membagi peta risiko bencana ke dalam dua periode waktu utama, agar masyarakat dan pemerintah di masing-masing daerah dapat lebih waspada.
Periode pertama 11-15 April, terdapat 23 kabupaten kota di Aceh masuk dalam zona siaga. Adapun periode dua di 16-20 April, masih terdapat Sepuluh kabupaten kota yang berstatus sama, termasuk Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Nasrol menambahkan, beberapa titik di wilayah tengah Aceh dan pesisir barat terpantau memiliki potensi dampak di kedua periode tersebut, sehingga memerlukan perhatian ekstra.
"Demikian informasi ini kami sampaikan untuk dapat menjadi perhatian dan kesiapsiagaan kita bersama. Terutama bagi daerah rawan longsor dan bantaran sungai," tambahnya.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, guna menghindari informasi hoaks yang tidak bertanggung jawab.(FJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....