Kemenag Aceh Tengah Raih 9 Penghargaan KPPN Takengon
- 05 Feb 2026 16:49 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon; Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah berhasil meraih sembilan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Takengon pada ajang Gayo Executive Day Periode Semester II Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar di Aula KPPN Takengon, Kamis, 5/2/2026.
Sembilan penghargaan yang diraih Kemenag Aceh Tengah meliputi: Satker Penyelenggara Katolik sebagai Terbaik I kategori IKPA terbaik dengan pagu kecil (di bawah Rp1 miliar), serta Satker Bimas Islam sebagai Terbaik III kategori IKPA terbaik dengan pagu sedang (Rp1 miliar s.d Rp5 miliar).
Satker MTsN 1 Aceh Tengah meraih empat penghargaan, yakni Terbaik I kategori IKPA terbaik dengan pagu kecil, Terbaik I kategori laporan keuangan satker terbaik, Terbaik II kategori rekonsiliasi eksternal terbaik, dan Terbaik II kategori LPJ bendahara pengeluaran terbaik.
Satker MTsN 2 Aceh Tengah meraih Terbaik I kategori IKPA terbaik dengan pagu kecil. Satker MTsN 3 Aceh Tengah meraih Terbaik III kategori IKPA terbaik dengan pagu kecil. Sementara MAN 2 Aceh Tengah meraih Terbaik III kategori rekonsiliasi eksternal terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala KPPN Takengon, Bacrul Ulum, kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, serta para kepala satuan kerja terkait.
Kepala Kankemenag Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim keuangan dan pengelola anggaran di lingkungan Kemenag Aceh Tengah, baik pada satuan kerja kantor maupun madrasah.
Kepala Kankemenag Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim keuangan dan pengelola anggaran di lingkungan Kemenag Aceh Tengah, baik pada satuan kerja kantor maupun madrasah.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan sinergi yang terbangun secara konsisten di seluruh jajaran.
Wahdi juga menyampaikan optimisme bahwa raihan sembilan penghargaan ini akan menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola anggaran pada tahun 2026, sekaligus mendorong peningkatan kinerja yang lebih profesional dan akuntabel. (AY).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....