Tanah Amblas Pondok Balik Terus Melebar, Jalan Ditutup
- 22 Jan 2026 17:02 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon : Fenomena tanah amblas yang terjadi di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah terus meluas. Bahkan jalan yang berada di lokasi tersebut, tidak boleh lagi dilalui kendaraan.
Pantauan di lokasi menunjukan, tanah yang terkikis sudah mendekati jalan yang menghubungkan Simpang Balik-Blang Mancung. Sehingga dikhawatirkan membahayakan pengendara yang melintas.
Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Ikhlas ST M.Sc mengatakan longsoran terjadi sejak 2011. Dari sebelumnya 7.000 meter, pada tahun 2022 menjadi 23.000 meter dan terus bertambah.

Adapun faktor penyebab dari kejadian tersebut adalah kondisi tanah yang labil, ditambah dengan guyuran air hujan, adanya aliran air di dalam jurang hingga adanya pergerakan tanah akibat dari aktifitas gempa bumi.
“Lubang ini terjadi secara perlahan-lahan sejak 2011, akibat hujan, akibat materialnya pasir dan Tuf Vulkanik. Ini penyebabnya karena air, bisa juga gempa bumi yang mempercepat penurunan tanah,” katanya, Kamis 22 Januari 2025.
Ikhlas menambahkan, tanah amblas di Aceh Tengah berbeda dengan fenomena Sinkhole yang terjadi di Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, yang disebabkan oleh runtuhnya batu gamping di bawah permukaan tanah.
“Kalau itu terjadi akibat batu kapur, penurunan batu kapur karena larutan batu gamping yang digerus. Kalau ini karena air dan beberapa pemicu lainnya, yang tiap tahunnya terus berkembang dan berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang akan melintas jalan Simpang Balik-Blang Mancung dapat melewati jalan alternatif dengan melintasi areal perkebunan warga.
Jalan utama yang digunakan saat ini sebenarnya juga merupakan jalan alternatif yang telah dipermanenkan. Setelah jalan utama telah putus belasan tahun lalu, juga akibat tanah amblas tersebut.(FJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....