Koperasi Syariah Alam Gayo Kembangkan Wisata Ramah Disabilitas
- 26 Sep 2025 19:38 WIB
- Takengon
KBRN,Takengon: Koperasi Jasa Syariah Alam Gayo (Kopwis Alga) bersiap untuk membuat konsep wisata ramah disabilitas untuk atraksi wisata Arung Jeram.
Hal tersebut dikatakan Ketua Kopwis Alga, Khalisuddin di Takengon, Jum’at (26/9/2025).
Menurut Khalis, sesuai UU Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, Penyandang Disabilitas dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu Cacat Fisik, Cacat Mental, Cacat Ganda atau Cacat Fisik dan Mental.
Kemudian juga terdapat Tunaganda (disabilitas ganda), sehingga diperlukan fasilitas penunjang terhadapt tiga jenis disabilitas tersebut.
“Kami berkomitmen, agar terciptanya fasilitas-fasilitas yang diperuntukan pada kaum disabilitas di destinasi wisata arung jeram yang kami miliki di Sungai Peusangan Aceh Tengah,” katanya.
Ia melanjutkan, konsep untuk wisata ramah lingkungan ini dilakukan untuk mempermudah para wisatawan difabel untuk menikmati destinasi desa wisata dengan adanya fasilitas-fasilitas untuk para difabel.
“Beberapa hal kebutuhan aksesibilitas dan mobilitas di lokasi wisata yang kami akan siapkan seperti jalan khusus untuk kursi roda, toilet khusus pengguna kursi roda, ramp (pegangan), alat bantu orthese dan prothese,” ucap Khalis.
Selain itu program Arung Jeram Ramah Disabilitas juga akan menyentuh tempat parkir khusus, barrier antrian agar lebih mempermudah kaum disabilitas, serta keberadaan pemandu khusus disabilitas.
Di sisi lain, penyediaan informasi yang jelas dan dapat dipahami, termasuk penggunaan bahasa isyarat untuk penyandang tuli juga dibutuhkan untuk program ramah disabilitas.
“Ada juga pelayanan dan petugas terlatih, yakni petugas yang memiliki pemahaman dan kecakapan dalam bahasa isyarat serta siap membantu wisatawan disabilitas,” lanjut Khalis.
Bersama Koperasi Alga terang mantan Ketua FAJI Aceh Tengah itu, sistem komunikasi alternatif dengan ketersediaan layanan komunikasi tertulis untuk memudahkan interaksi dengan penyandang disabilitas yang tidak dapat berbicara atau mendengar juga dibutuhkan. “Tempat Duduk Prioritas penyediaan tempat duduk khusus bagi penyandang disabilitas di berbagai area wisata juga kami pertimbangkan untuk rencana ini,” ungkap Khalis.
Kopwis Alga terangnya lagi, selama ini sudah menjalankan konsep koperasi ramah lingkungan, karena menyelenggarakan atraksi wisata di pinggir DAS Peusangan.
Dirinya optimis, rencana Wisata Ramah Disabilitas akan terwujud, sehingga wisata arung jeram yang telah diselenggarakan koperasi ini, akan menjadi contoh bagi para pihak dalam menyelenggarakan pengelolaan wisata.
“Kita selalu menjadi pelopor, sehingga secara konsep pengembangan wisata, konsep ramah lingkungan, sudah menjadi contoh, sehingga diperlukan contoh-contoh lain, sebagai terobosan penyelenggaraan wisata di Aceh Tengah,” tutup Khalis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....