Ramadan di Pengungsian, Tengku Ridwan Hadirkan Semangat di Desa Delung Sekinel

  • 25 Feb 2026 09:03 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Suasana Ramadan di wilayah terdampak bencana di Desa Delung Sekinel masih jauh dari kondisi normal. Hingga kini, masyarakat setempat masih bertahan di rumah-rumah darurat dan tenda pengungsian. Aktivitas ibadah pun dilakukan dengan segala keterbatasan. Salat tarawih, misalnya, dilaksanakan secara sederhana di dalam tenda, beralaskan tikar seadanya dengan penerangan yang terbatas.

Di tengah kondisi tersebut, Tengku Ridwan Bintang menggelar kegiatan Tour Siar Ramadan dengan mengunjungi langsung posko pengungsian di Desa Delung Sekinel. Kehadirannya bertujuan untuk mengisi aktivitas keagamaan masyarakat selama bulan suci, sekaligus memberikan semangat dan penguatan batin bagi warga yang tengah menghadapi ujian bencana.

Selama berada di lokasi, Tengku Ridwan Bintang memimpin salat tarawih berjamaah bersama para pengungsi. Ia juga menyampaikan tausyiah yang menekankan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan dalam menghadapi musibah. Tidak hanya itu, ia turut mengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak di pengungsian serta menggelar pengajian umum yang diikuti masyarakat dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Tengku Ridwan Bintang juga menyampaikan harapan agar fasilitas ibadah yang tengah dibangun oleh masyarakat, seperti menasah (mushalla), dapat didukung dan dibantu secara bersama-sama. Menurutnya, keberadaan tempat ibadah yang layak sangat penting agar warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman dan khusyuk.

“Kita berharap menasah yang sedang dibangun masyarakat bisa kita bantu bersama, sehingga warga dapat beribadah dengan lebih tenang dan nyaman di bulan Ramadan,” ujarnya.

Kegiatan Tour Siar Ramadan ini disambut hangat oleh warga pengungsian. Bagi mereka, kehadiran tokoh agama yang memberikan perhatian langsung menjadi suntikan semangat tersendiri di tengah keterbatasan. Warga pun berharap perhatian terhadap kondisi mereka terus berlanjut, baik dari pemerintah maupun berbagai pihak lainnya, agar proses pemulihan dapat segera berjalan dan kehidupan kembali normal.

Di balik tenda-tenda pengungsian, Ramadan tetap hadir membawa cahaya harapan. Kebersamaan dan kepedulian menjadi kekuatan utama bagi masyarakat Desa Delung Sekinel untuk bangkit dari musibah yang mereka alami.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....