Manfaat Akar Alang-Alang setelah Sahur

  • 25 Feb 2026 06:53 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Minum air rebusan akar rumput ilalang atau alang-alang (Imperata cylindrica) setelah sahur ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan. Tanaman liar yang kerap dianggap gulma ini justru telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena sifat diuretik, anti-inflamasi, dan efek pendingin alaminya. Selama bulan puasa, ramuan herbal ini dipercaya membantu menjaga tubuh tetap segar dan prima sepanjang hari.

Berikut beberapa manfaat utama air rebusan akar alang-alang setelah sahur:

1. Mencegah Panas Dalam

Akar alang-alang dikenal sebagai pendingin alami tubuh. Mengonsumsinya dapat membantu meredakan panas dalam, tenggorokan kering, hingga sariawan yang sering muncul saat berpuasa akibat kurangnya asupan cairan.

2. Menjaga Kesehatan Ginjal dan Saluran Kencing

Sifat diuretiknya membantu melancarkan buang air kecil, sehingga mendukung proses detoksifikasi alami tubuh. Ramuan ini juga dipercaya membantu menjaga kesehatan ginjal dan mencegah gangguan pada saluran kemih.

3. Membantu Mengurangi Lemak dan Kolesterol

Kandungan senyawa fenolik di dalam akar alang-alang berperan dalam membantu mengurangi penyerapan lemak dan kolesterol di usus. Ini sangat bermanfaat jika menu sahur mengandung makanan berlemak.

4. Meredakan Nyeri dan Peradangan

Zat aktif dalam akar alang-alang bersifat anti-inflamasi (anti-radang). Konsumsi air rebusannya dapat membantu meredakan radang ringan, seperti sakit tenggorokan atau rasa tidak nyaman pada tubuh.

5. Mengatasi Sakit Pinggang

Secara tradisional, air rebusan akar alang-alang juga dimanfaatkan sebagai obat alami untuk membantu meredakan sakit pinggang dan pegal-pegal ringan.

6. Menurunkan Demam Ringan

Sifat antipiretiknya dipercaya membantu menurunkan suhu tubuh ketika mengalami demam ringan atau merasa kurang enak badan saat menjalani puasa.

Cara Membuat Air Rebusan Akar Alang-Alang

  1. Siapkan 10–15 gram akar alang-alang yang telah dicuci bersih.
  2. Rebus dengan 2–3 gelas air (sekitar 500–600 ml) menggunakan api kecil.
  3. Biarkan hingga air tersisa setengahnya.
  4. Saring dan minum selagi hangat setelah selesai makan sahur.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....