Doa Hari Keenam Ramadhan Penuh Makna

  • 23 Feb 2026 21:43 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada banyak amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan penuh berkah ini, salah satunya adalah membaca doa harian Ramadhan.

Memasuki hari ke-6 puasa, umat Muslim dianjurkan membaca doa khusus yang berisi permohonan agar dijauhkan dari perbuatan maksiat, tidak dihukum atas dosa yang telah dilakukan, serta dilindungi dari segala hal yang dapat mendatangkan murka Allah SWT. Doa ini menjadi pengingat bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperbanyak munajat.

Keutamaan berdoa saat berpuasa ditegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muhammad SAW. Dalam riwayat Sunan Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

Artinya:

“Ada tiga orang yang tidak tertolak doanya; seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang pemimpin yang adil, dan seorang yang terzalimi.”

Hadits ini menjadi motivasi bagi setiap Muslim untuk tidak menyia-nyiakan waktu selama Ramadhan, terutama menjelang berbuka puasa, dengan memperbanyak doa dan istighfar.

Mengutip dari buku Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan karya Nurhayati, berikut bacaan doa hari ke-6 puasa Ramadhan yang dapat diamalkan:

اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلا تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنكَ وَآيَادِيكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita'arrudhi ma'shiyatika, wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimika, wa zahrihnî fîhi min mûjibâti sakhatika, bimannika wa âyâtika yâ Muntahâ raghbatir râghibîn.

Artinya:

“Ya Allah, jangan hinakan aku di dalamnya karena melakukan maksiat kepada-Mu. Jangan Engkau siksa aku dengan cambuk murka-Mu. Jauhkanlah aku di dalamnya dari sebab-sebab kemurkaan-Mu, dengan karunia dan anugerah-Mu, wahai puncak harapan orang-orang yang berharap.”

Doa ini mengajarkan kerendahan hati dan kesadaran bahwa manusia tidak luput dari kesalahan. Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, serta memohon perlindungan dari segala keburukan.

Semoga di hari ke-6 ini, setiap doa yang terpanjat diterima oleh Allah SWT, setiap langkah dijauhkan dari maksiat, dan setiap hati semakin dekat kepada-Nya. Aamiin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....