Daftar Juara Dunia Ganda Campuran: Dominasi China dan Kiprah Indonesia
- 13 Agt 2026 21:02 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Ganda campuran menjadi salah satu nomor paling bergengsi dalam ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sejak pertama kali dipertandingkan pada 1977, nomor ini telah melahirkan banyak pasangan legendaris dari berbagai negara, dengan China tampil sebagai negara paling dominan sepanjang sejarah.
Berdasarkan data yang dikutip dar laman Resmi BWF, Kamis 13 agustu 2026, daftar juara dunia, China berhasil mengoleksi gelar terbanyak melalui pasangan-pasangan terbaiknya seperti Wang Pengren/Shi Fangjing, Liu Yong/Ge Fei, Zhang Jun/Gao Ling, Zhang Nan/Zhao Yunlei, hingga Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Dominasi Negeri Tirai Bambu semakin terlihat pada era modern, terutama dalam satu dekade terakhir.
| Baca juga: Alwi Farhan Tembus 15 Besar Dunia |
Korea Selatan juga mencatatkan prestasi gemilang melalui pasangan Park Joo-bong/Chung Myung-hee dan Kim Dong-moon/Ra Kyung-min yang beberapa kali menjadi juara dunia. Sementara Denmark dan Inggris turut memberikan warna persaingan melalui pasangan-pasangan andalan mereka.
Indonesia sendiri memiliki sejarah manis di nomor ganda campuran. Gelar pertama diraih oleh Christian Hadinata/Imelda Wiguna pada tahun 1980. Setelah itu, pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir sukses menjadi juara dunia pada 2005 dan 2007.
Puncak kejayaan Indonesia hadir melalui duet legendaris Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil merebut gelar juara dunia pada 2013 dan 2017. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan nama Liliyana Natsir sebagai salah satu pemain ganda campuran terbaik sepanjang masa.
Dalam edisi terbaru tahun 2025, pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia, menandai kebangkitan kekuatan baru di sektor ganda campuran.
Berikut daftar juara dunia ganda campuran berdasarkan data pada flyer:
- 2025: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
- 2023: Seo Seung-jae/Chae Yu-jung (Korea Selatan)
- 2022: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
- 2021: Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
- 2019: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
- 2018: Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
- 2017: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
- 2015: Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)
- 2014: Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)
- 2013: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
- 2011: Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)
- 2010: Zheng Bo/Ma Jin (China)
- 2009: Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (Denmark)
- 2007: Nova Widianto/Liliyana Natsir (Indonesia)
- 2006: Nathan Robertson/Gail Emms (Inggris)
- 2005: Nova Widianto/Liliyana Natsir (Indonesia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....